Tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi 7 jenazah (bodypack) hingga pencarian hari ke-12 total kumulatif temuan menjadi 92 bodypack korban tanah longsor lereng Gunung Burangrang, Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026). Transindonesia.co / Tim SAR
TRANSINDONESIA.CO | BANDUNG BARAT – Memasuki hari ke-12 operasi pencarian longsor di lereng Gunung Burangrang, Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Tim SAR Gabungan kembali berhasil mengevakuasi 7 jenazah (bodypack) pada Rabu (4/2/2026). Penemuan ini menambah total kumulatif temuan korban menjadi 92 bodypack, dengan rincian identifikasi terbaru mencatat 66 korban telah terverifikasi oleh tim DVI Polri.
“Tim kembali melanjutkan pencarian dengan pola dan sektor yang tidak terlalu berubah dengan operasi SAR pada hari-hari sebelumnya. Namun, penggunaan alat berat hari ini ada pergeseran dari sektor A1 menuju ke A2,” ujar Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/2/2026).
Fokus pencarian di hari ke-12 ini difokuskan pada sektor A2, A3, dan B2. Di sektor A2, petugas terpaksa melakukan pergeseran alat berat menyusul adanya penebalan lapisan lumpur yang signifikan.
Kondisi medan yang semakin sulit membuat tim di lapangan harus mengandalkan alat berat untuk membuka akses material yang kian menumpuk.
“Terdapat penebalan lumpur yang semakin tinggi, sehingga diperlukan alat berat untuk membantu proses pencarian. Selain itu, hari ini kami juga memaksimalkan penggunaan K9 di lapangan,” tambahnya.
Selain alat berat, optimalisasi unit K9 (anjing pelacak) menjadi strategi utama untuk mendeteksi titik keberadaan korban di bawah timbunan tanah.
Dari hasil penyisiran terbaru, 1 jenazah ditemukan di Worksite A2, 4 di Worksite A3, dan 2 di Worksite B2. Seluruh temuan tersebut langsung diserahkan kepada tim DVI Polri untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Kami mengimbau seluruh personel untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya di lapangan. Tetap jaga kesehatan, dan jangan memaksakan diri jika merasa kurang fit. Disarankan istirahat terlebih dahulu hingga fisik dan mental siap kembali bertugas,” pungkas Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo.
Hingga saat ini, dari total 92 jenazah yang ditemukan, 66 korban telah berhasil diidentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses pemeriksaan medis. Pimpinan operasi terus menekankan faktor keselamatan kerja mengingat durasi pencarian yang panjang dan kondisi fisik personel yang mulai terkuras di lokasi bencana. [arh]






