Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Pol Umar Septono.[IST]
TRANSINDONESIA.CO – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Pol Umar Septono, pimpim apel pasukan gabungan TNI/Polri menghadapi kontijensi yang berkembang saat ini. Apel ini digelar untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di wilayah NTB, mengacu pada perkembangan evaluasi kondisi nasional dan regional.
“(Aksi) Tanggal 2 Desember, kita prediksi yang terburuk, tapi doanya yang terbaik, kesiapannya optimal, dan terakhir serahkan kepada tuhan,” ujarnya di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Jalan Langko, Mataram, Selasa 29 Nopember 2016.
![Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Pol Umar Septono.[IST]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/11/Kapolda-NTB-Brigjen-Umar-Septono.jpg)
Berdasarkan laporan yang ia terima, ratusan warga NTB akan menuju Jakarta untuk bergabung dengan massa aksi Bela Islam Jilid III. Polda NTB melalui Polres masing-masing daerah menggandeng tokoh agama dalam mendinginkan suasana.
“Masing-masing Kapolres, Kapolsek turun ke tokoh agama, ajak supaya kondusif,” katanya. Sejauh ini, dia belum mendapatkan laporan aksi damai pada 2 Desember akan digelar di Kota Mataram. “Pemberitahuan sampai saat ini belum ada, mudah-mudahan tidak ada,” katanya menambahkan.[ROL/SUN]






