Skip to content
16 April 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Maret
  • 27
  • Ribuan Dapur MBG Bermasalah, Nasib Gizi Anak di Ujung Tanduk?

Ribuan Dapur MBG Bermasalah, Nasib Gizi Anak di Ujung Tanduk?

transindonesia.co 27 Maret 2026 2 minutes read 0 comments
Menu makan bergizi gratis

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Transindonesia.co /Ist

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA –  Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi terhadap 1.251 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia hingga Maret 2026. Langkah ini diambil menyusul ditemukannya ribuan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dan layanan pada dapur penyedia makanan dalam program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Program MBG ini menyangkut masa depan generasi kita. Jangan sampai sertifikasi hanya menjadi formalitas. Terpenting adalah makanan yang disajikan benar-benar aman, sehat, dan layak dikonsumsi,” ujar Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa, di Jakarta , Kamis (26/3/2026).

Data menunjukkan eskalasi sanksi yang cukup signifikan: 1.030 unit SPPG ditangguhkan operasionalnya, 210 unit menerima Surat Peringatan Pertama (SP1), dan 11 unit telah masuk tahap Surat Peringatan Kedua (SP2). Jika unit-unit tersebut tidak segera melakukan perbaikan kualitas layanan, BGN memastikan akan menghentikan operasional mereka secara permanen.

“Jika ditemukan pelanggaran serius, tidak cukup hanya ditutup sementara. Harus ada tindakan tegas hingga pencabutan izin operasional. Ini penting untuk memberikan efek jera dan menjaga martabat program nasional ini,” tegas politisi Fraksi PKB tersebut.

Guna mencegah risiko fatal seperti keracunan makanan, BGN sebenarnya telah mewajibkan setiap dapur memiliki tiga sertifikasi utama: Laik Hygiene dan Sanitasi, Sertifikasi Halal, serta Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP). Namun, temuan di lapangan menunjukkan bahwa pemenuhan dokumen tersebut belum sepenuhnya menjamin kualitas makanan yang didistribusikan kepada masyarakat.

“Sertifikasi yang diberikan kepada SPPG harus benar-benar menjadi jaminan kualitas dan keamanan pangan, bukan sekadar formalitas administratif,” lanjut Neng Eem.

Atas dasar itu, DPR mendorong pembentukan lembaga akreditasi dapur yang independen dan kuat untuk memperketat sistem pengawasan. Langkah ini diharapkan mampu mengubah pola penanganan pelanggaran dari yang semula bersifat reaktif menjadi preventif, demi memastikan anggaran negara yang besar dapat menghasilkan manfaat maksimal bagi kesehatan generasi mendatang.

“Ke depan, kita berharap tidak ada lagi kasus keracunan atau makanan basi. Sertifikasi ini harus menjadi garansi mutlak bahwa program MBG aman dan berkualitas tinggi,” pungkasnya. [met]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: 2.700 Hektare Lahan Riau Terbakar, Ribuan Rumah di Jawa Terendam
Next: Diancam Trump, Iran Mau Tutup Selat Hormuz & Bikin AS Tanpa Listrik

Trans Stories

Kemenimipas Amankan 346 WNA Bermasalah
2 minutes read

346 WNA Terjaring Operasi Wirawaspada Kemenimipas

transindonesia.co 14 April 2026 0
Kapal Iran di Selat Hormuz
1 minute read

Iran Tegaskan Tetap Pertahankan Selat Hormuz

transindonesia.co 13 April 2026 0
KPK Palsu
2 minutes read

Empat Pegawai KPK Gadungan Diciduk Saat Peras Anggota DPR

transindonesia.co 12 April 2026 0

TransIndonesia

Bank Indonesia
2 minutes read

Ekonomi RI Memanas! Utang Luar Negeri Tembus 437 Miliar Dolar AS, Ada Apa?

transindonesia.co 15 April 2026 0
Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. H. Abdullah Rasyid, ME, (kanan) mendampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H.
3 minutes read

Transformasi Imigrasi, Dari Administratif ke Motor Penerimaan Negara

transindonesia.co 15 April 2026 0
Kapal Perusak Ranjau
3 minutes read

Digertak Iran, Dua Kapal Perang AS Kabur dari Selat Hormuz

transindonesia.co 14 April 2026 0
Kapal Kargo Thailand
2 minutes read

Iran Respons AS Blokade Selat Hormuz, Beri Warning Ini

transindonesia.co 14 April 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.