Skip to content
8 September 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • September
  • 8
  • BNPB Verifikasi 51 Ribu Rumah Terdampak Gempa Flores

BNPB Verifikasi 51 Ribu Rumah Terdampak Gempa Flores

transindonesia.co 8 September 2026 4 minutes read 0 comments
gempa-bumi-flores

Kondisi kerusakan bangunan rumah warga yang dipicu oleh guncangan gempa bumi M 7,7 Flores di Desa Peoza Karamba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026). Transindonesa.co / Arsip BNPB

TRANSINDONESIA.co | FLORES – Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat sebanyak 51.591 unit rumah telah melalui proses verifikasi dan validasi pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026, yang mana jumlah tersebut mencapai 50,39 persen dari 102.384 unit data awal rumah yang menjadi sasaran pendataan di tujuh kabupaten terdampak.

“Seluruh proses pendataan dan verifikasi dilakukan secara bertahap, sebab BNPB bersama pemerintah daerah tidak hanya memastikan jumlah rumah terdampak, tetapi juga memastikan tingkat kerusakannya, sehingga pendataan yang akurat menjadi dasar penting agar penanganan pascabencana dapat diberikan secara tepat sasaran sekaligus dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Senin (7/9/2026).

Dari hasil verifikasi sementara tersebut, sebanyak 2.382 unit rumah masuk kategori rusak berat, 7.276 unit rusak sedang, 14.177 unit rusak ringan, serta 27.756 unit dinyatakan tidak mengalami kerusakan, sementara data tersebut masih bersifat dinamis seiring proses verifikasi yang masih berlangsung untuk memastikan kondisi rumah sesuai dengan temuan di lapangan.

“BNPB bersama pemerintah daerah terus mempercepat pendataan sekaligus melakukan pemeriksaan secara paralel terhadap data hasil verifikasi yang mencakup penyandingan data by name by address, penanganan data ganda, data yang belum terverifikasi, serta data tambahan atau susulan yang ditemukan selama proses pendataan,” lanjut Berton.

Di Kabupaten Nagekeo, dari data awal sebanyak 15.929 unit rumah, hasil verifikasi sementara mencatat 218 unit rusak berat, 1.523 unit rusak sedang, 3.475 unit rusak ringan, dan 10.713 unit tidak mengalami kerusakan, di mana dalam proses verifikasi juga ditemukan tambahan data rumah rusak yang belum tercatat pada pendataan awal dan pemerintah daerah kini melakukan pemeriksaan silang untuk memastikan data tambahan tersebut memenuhi ketentuan verifikasi.

“Kabupaten Manggarai menjadi salah satu wilayah dengan jumlah data awal rumah terdampak cukup besar, yakni 22.758 unit, di mana hingga saat ini verifikasi sementara telah dilakukan terhadap 7.089 unit yang terdiri atas 448 unit rusak berat, 1.262 unit rusak sedang, 1.279 unit rusak ringan, dan 4.100 unit tidak mengalami kerusakan, sehingga hasil verifikasi selanjutnya akan melalui tahapan penyandingan data dan uji publik bersama pemerintah daerah,” terang Berton.

Di Kabupaten Manggarai Timur, verifikasi sementara telah mencakup 7.366 unit dari 24.392 unit data awal dengan hasil menunjukkan 1.078 unit rusak berat, 1.499 unit rusak sedang, 2.085 unit rusak ringan, dan 2.704 unit tidak mengalami kerusakan, sementara penyepadanan data dengan data kependudukan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil pendataan yang diperoleh setiap hari.

“Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Barat, verifikasi telah mencakup 12.367 unit dari 12.613 unit data awal dengan hasil sementara mencatat 468 unit rusak berat, 1.930 unit rusak sedang, 4.187 unit rusak ringan, dan 5.782 unit tidak mengalami kerusakan, yang kemudian hasil penilaian tersebut diverifikasi kembali oleh ketua tim di tingkat kecamatan,” ucap Berton.

Di Kabupaten Ngada, verifikasi sementara telah mencakup 7.544 unit dari 12.297 unit data awal dengan rincian sebanyak 126 unit masuk kategori rusak berat, 911 unit rusak sedang, 2.910 unit rusak ringan, dan 3.597 unit tidak mengalami kerusakan, di mana BNPB bersama pemerintah daerah terus mendorong percepatan penyandingan data hasil verifikasi.

“Adapun di Kabupaten Sikka, verifikasi sementara telah mencakup 1.001 unit dari 4.248 unit data awal dengan hasil sementara menunjukkan 43 unit rusak berat, 137 unit rusak sedang, 184 unit rusak ringan, dan 637 unit tidak mengalami kerusakan, di mana data tambahan pada tahap berikutnya juga tengah disepadankan dengan data kependudukan,” kata Berton.

Untuk Kabupaten Ende, dari 10.147 unit data awal rumah terdampak yang tersebar di 21 kecamatan, sebanyak 295 unit telah diverifikasi sementara dengan hasil yang terdiri atas satu unit rusak berat, 14 unit rusak sedang, 57 unit rusak ringan, dan 223 unit tidak mengalami kerusakan.

“Selain mempercepat verifikasi rumah, BNPB mendampingi pemerintah daerah dalam penyusunan kajian kebutuhan pascabencana serta rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dilakukan secara paralel agar kebutuhan pemulihan dapat dipetakan berdasarkan data yang telah tervalidasi,” jelas Berton.

BNPB juga mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat penyelesaian verifikasi dan validasi, termasuk melaksanakan uji publik terhadap hasil pendataan secara bertahap guna memastikan calon penerima bantuan perbaikan rumah benar-benar sesuai dengan kondisi kerusakan dan data kependudukan yang telah diverifikasi.

“BNPB terus melakukan pendampingan di tujuh kabupaten terdampak untuk mempercepat penyelesaian pendataan, pemadanan data, penyusunan Jitupasna dan R3P, serta tahapan pemulihan berikutnya, sementara pemerintah daerah juga didorong segera menyampaikan usulan penanganan rumah rusak sedang dan rusak ringan berdasarkan hasil verifikasi yang telah tervalidasi,” pungkas Berton. [sda]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jateng Atasi Karhutla dan Abu Vulkanik

Trans Stories

Pengungsi korban Gempa NTT
3 minutes read

Korban Gempa Flores NTT Bertambah 91 Orang, Pengungsi Mulai Pulang

transindonesia.co 25 Agustus 2026 0
ArtScience Museum, Marina Bay Sands
2 minutes read

Efek Kabut Asap, F1 Singapura Berisiko Terganggu

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0
rumah-sade-desa-tradisional-sasak-kebakaran
2 minutes read

Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok: Menpar Pastikan Bantuan & Rekonstruksi

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0

TransIndonesia

gempa-bumi-flores
4 minutes read

BNPB Verifikasi 51 Ribu Rumah Terdampak Gempa Flores

transindonesia.co 8 September 2026 0
bahan-semai-sistem-waterrack
3 minutes read

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jateng Atasi Karhutla dan Abu Vulkanik

transindonesia.co 8 September 2026 0
kilang-minyak-pelabuhan-selat-hormuz
3 minutes read

Harga Minyak Naik ke US$96 Imbas AS-Iran Serang Kapal di Selat Hormuz

transindonesia.co 8 September 2026 0
menteri-keuangan-purbaya-yudhi-sadewalada
2 minutes read

Kemenkeu Siapkan Lima Program Utama untuk TA 2027

transindonesia.co 8 September 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.