Skip to content
24 Agustus 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Agustus
  • 24
  • Efek Kabut Asap, F1 Singapura Berisiko Terganggu

Efek Kabut Asap, F1 Singapura Berisiko Terganggu

transindonesia.co 24 Agustus 2026 (Last updated: 24 Agustus 2026) 2 minutes read 0 comments
ArtScience Museum, Marina Bay Sands

Foto: Turis berfoto di ArtScience Museum, Marina Bay Sands, dan Merlion pada 10 Mei 2023 di Singapura. (NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – Ancaman kabut asap kembali membayangi berbagai acara luar ruangan di Singapura, termasuk Formula 1 Singapore Grand Prix 2026. Penyelenggara mulai meningkatkan kesiapsiagaan karena kondisi udara berpotensi memburuk akibat kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan.

Badan Meteorologi Singapura menyatakan risiko kabut asap lintas batas dapat meningkat jika kebakaran hutan di Indonesia memburuk, terlebih kondisi cuaca kering diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Saat ini, indeks kualitas udara atau Pollutant Standards Index (PSI) Singapura berada di kisaran moderat 51-100, tetapi kualitas udara masuk kategori tidak sehat jika PSI menembus 101.

Penyelenggara Singapore GP mengatakan skenario kabut asap telah dimasukkan ke dalam rencana kontingensi ajang tersebut.

“Jika kabut asap menimbulkan masalah terkait jarak pandang, kesehatan masyarakat, atau operasional, Singapore GP akan berkoordinasi erat dengan instansi terkait sebelum mengambil keputusan bersama mengenai penyelenggaraan acara,” ujar juru bicara Singapore GP, seperti dikutip Channel News Asia, Ahad (23/8/2026).

Risiko ini bukan pertama kali mengganggu gelaran F1 Singapura. Pada September 2019, kualitas udara sempat memburuk akibat kebakaran hutan di Indonesia, tetapi sekitar 268.000 penonton tetap menghadiri balapan dengan penyelenggara menyiagakan petugas pertolongan pertama dan menyediakan masker N95.

Gugus Tugas Kabut Asap pemerintah Singapura juga telah menyiapkan respons bertingkat berdasarkan pembacaan PSI 24 jam dan PM2.5 per jam.

“Instansi anggota terkait akan bekerja sama erat dengan Singapore GP untuk menilai situasi sebelum mengambil keputusan bersama mengenai acara tersebut,” kata gugus tugas tersebut.

Langkah antisipasi mencakup penyampaian informasi terbaru mengenai kondisi kabut asap kepada penonton dan pekerja di area sirkuit, serta penyediaan bantuan medis dan masker N95 jika diperlukan. Gugus tugas yang dipimpin National Environment Agency (NEA) itu juga telah meninjau dan memperbarui rencana respons masing-masing instansi pada April lalu.

Kewaspadaan serupa dilakukan penyelenggara acara luar ruangan lainnya. Sentosa Development Corporation mengatakan operasional dan format acara dapat disesuaikan berdasarkan kualitas udara, sementara penyelenggara Singapore Night Festival 2026 yang berlangsung 21 Agustus-5 September menyebut program dapat dipindahkan, disesuaikan, atau dibatalkan jika kondisi memburuk.

Di sisi lain, pemerintah dan pelaku usaha juga memastikan ketersediaan masker. Watsons Singapore dan FairPrice Group menyatakan memiliki stok N95 yang cukup, sementara peritel lain seperti Cold Storage dan Sheng Siong terus memantau permintaan dan akan menyesuaikan persediaan jika terjadi lonjakan kebutuhan akibat memburuknya kabut asap. [cnbc]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok: Menpar Pastikan Bantuan & Rekonstruksi

Trans Stories

rumah-sade-desa-tradisional-sasak-kebakaran
2 minutes read

Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok: Menpar Pastikan Bantuan & Rekonstruksi

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0
Prabowo pantau Karhutla Kalimantan
3 minutes read

Polri Tetapkan 72 Tersangka Kasus Karhutla 2026 di 9 Polda, 1.000 Hektare Lahan Terbakar

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0
sepeda motor melintas jalur Trans Flores
2 minutes read

Respons Cepat Gempa NTT: Bantuan Spesifik Perempuan dan Anak Mulai Disalurkan

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0

TransIndonesia

ArtScience Museum, Marina Bay Sands
2 minutes read

Efek Kabut Asap, F1 Singapura Berisiko Terganggu

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0
rumah-sade-desa-tradisional-sasak-kebakaran
2 minutes read

Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok: Menpar Pastikan Bantuan & Rekonstruksi

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0
Prabowo pantau Karhutla Kalimantan
3 minutes read

Polri Tetapkan 72 Tersangka Kasus Karhutla 2026 di 9 Polda, 1.000 Hektare Lahan Terbakar

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0
sepeda motor melintas jalur Trans Flores
2 minutes read

Respons Cepat Gempa NTT: Bantuan Spesifik Perempuan dan Anak Mulai Disalurkan

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.