
TRANSINDONESIA.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provini Jawa Barat (Jabar) siapkan uang kartal berbagai jenis pecahan senilai Rp14,44 triliun untuk kebutuhan Ramadhan dan Lebaran tahun 2015.
“Kebutuhan uang pecahan untuk Ramadhan dan Lebaran dipastikan meningkat, BI Jabar siapkan Rp14,44 triliun atau kebih tinggi 15,5 persen dibandingkan tahun 2014 senilai Rp12,5 triliun,” kata Pemimpin BI Wilayah Jabar Rosmaya Hadi di Bandung, kemaren.
Meski terjadi perlambatan ekonomi di Jabar, namun menurut Rosmaya tidak berpengaruh langsung terhadap aktifitas konsumsi masyarakat pada Ramadhan dan Lebaran.
“Kebiasaan penukaran uang pecahan kecil pada Ramadhan dan Lebaran sudah menjadi kultur bagi masyarakat kita, sehingga kami antisipasi,” katanya.
Menurut dia, untuk layanan penukaran uang pecahan kecil BI telah bekerjasama dengan 165 kantor cabang bank dan 22 kantor BPR di Jabar yang tersebar di 26 kabupaten/kota di provinsi itu.
Kerja sama itu, kata dia sudah dilakukan sejak 2014. Sedangkan BI endiri tidak melakukan pelayanan penukaan uang kepada masyarakat secara langsung.
“Bank-bank itu juga sudah membuka jadwal penukaran uang di sejumlah daerah yang dilakukan dengan memaksimalkan peranan mobile banking dan kas keliling di sejumlah titik strategis,” katanya.
Selain itu BI Jabar juga melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian untuk menertibkan penukaran uang yang dilakukan oleh perorangan di pinggir jalan terutama di dekat Kantor Bank BI di Jalan Braga Kota Bandung.
Edukasi penanganan uang palsu juga dilakukan dengan berbagai cara, termasuk menggandeng aparat kepolisian. Sosialiai juga dilakukan dengan memaksimalkan sosialisasi penenganalan uang yakni dengan konep 3D yakni dilihat, diraba dan ditrawang.
“Peredaran uang palsu juga kami antisipasi dengan 3D. Selain itu mengimbau masyarakat untuk melakukan penukaran uang pecahan di bank atau di gerai resmi yang disediakan pihak bank,” kata Rosmaya Hadi menambahkan.(ant/din)






