Skip to content
13 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Oktober
  • 13
  • Iran: Selat Hormuz Tetap Tutup sampai AS Penuhi Tujuh Syarat Damai

Iran: Selat Hormuz Tetap Tutup sampai AS Penuhi Tujuh Syarat Damai

transindonesia.co 13 Oktober 2026 2 minutes read
Kapal Iran di Selat Hormuz

Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) menggunakan perahu-perahu cepat untuk memblokade Selat Hormuz. Foto: NurPhoto via Getty Images

TRANSINDONESIA.co | TEHERAN — Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan pihaknya tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sampai Amerika Serikat menerima rencana tujuh poin usulan Iran terkait penyelesaian damai yang disampaikan melalui Qatar pada September lalu.

“Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai tujuh syarat Iran dipenuhi. Pihak Amerika mencoba berkomunikasi dengan kami melalui tiga jalur, yakni Irak, Pakistan, dan Qatar,” kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, kepada saluran televisi Iran Press TV, Ahad (11/10/2026).

Rezaei menambahkan AS telah menanggapi syarat-syarat Iran itu dan menerima sebagian di antaranya.

“Namun, tanggapan mereka terhadap syarat-syarat lainnya masih samar,” kata Rezaei.

Dia juga menuding setiap kali Iran kembali duduk di meja perundingan dengan AS, Pentagon kembali melancarkan serangan ke Iran.

Sehingga hal itu dianggap sebagai bentuk pengkhianatan yang jelas dari AS, tambah Rezaei.

Pada 28 Februari lalu, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan balasan.

Pada Maret, AS dan Israel juga menyerang target di ladang gas South Pars dan kawasan industri Assaluyeh di Iran selatan.

Kemudian, pada pertengahan Juni, Iran dan AS menandatangani memorandum untuk menghentikan permusuhan. Namun, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan tidak lama setelah kesepakatan tersebut.

Hingga kini, konflik antara Iran dan AS masih belum terselesaikan. Eskalasi konflik tersebut hampir menghentikan lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur penting bagi pasokan minyak, produk minyak, dan gas alam cair dunia.

Gangguan pelayaran melalui jalur strategis tersebut turut mendorong kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara. [ant]

 

Sumber: Sputnik

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tetap Waspada

Trans Stories

Bandara Riyadh diserang Houthi

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tetap Waspada

transindonesia.co 13 Oktober 2026
Anak pengungsi Yaman

Dubes Yaman untuk PBB: Houthi Perluas Serangan ke Arab Saudi

transindonesia.co 11 Oktober 2026
Pengungsi Palestina

PBB: 50.000 Perempuan di Gaza Tewas dan Terluka sejak Oktober 2023

transindonesia.co 11 Oktober 2026

TransIndonesia

Kapal Iran di Selat Hormuz

Iran: Selat Hormuz Tetap Tutup sampai AS Penuhi Tujuh Syarat Damai

transindonesia.co 13 Oktober 2026
Bandara Riyadh diserang Houthi

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tetap Waspada

transindonesia.co 13 Oktober 2026
politik catur

Saling Tuding Doli vs Hasyim Asy’ari Soal PKPU Gibran, Mahfud MD Buka Suara

transindonesia.co 13 Oktober 2026
Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP)

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Bekerja

transindonesia.co 11 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.