Skip to content
2 November 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Oktober
  • 13
  • Buntut Kekerasan Seksual, Pemkot Bekasi Siapkan Pemindahan Santri

Buntut Kekerasan Seksual, Pemkot Bekasi Siapkan Pemindahan Santri

transindonesia.co 13 Oktober 2026 2 minutes read
Tri Adhianto

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Transindonesia.co / Dokumentasi

TRANSINDONESIA.co | BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendorong penanganan secara menyeluruh dan komprehensif terhadap dugaan kekerasan seksual yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan keagamaan atau pondok pesantren di kawasan Pekayon, Kota Bekasi, Jawa Barat. Langkah tegas ini mencakup pengawalan proses hukum, perlindungan dan pemulihan psikologis korban, hingga rencana pemindahan hak pendidikan para santri.

“Kita mengapresiasi jajaran Polres Metro Bekasi Kota yang telah mengambil langkah penanganan cepat. Harapannya, proses ini bisa berjalan optimal sehingga seluruh fakta dapat terungkap melalui mekanisme hukum yang berlaku,” tegas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di kantor Pemkot Bekasi, Senin (12/10/2026).

Proses penanganan hukum kasus ini bergerak cepat setelah Wali Kota Bekasi menerima laporan awal dari jajaran Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Bekasi. Usai mendalami informasi, Wali Kota langsung berkoordinasi dengan Kapolres Metro Bekasi Kota untuk mengamankan terduga pelaku di hari yang sama.

“Pada waktu itu saya mendapat laporan sekitar pukul 08.00 dari jajaran PUSPAGA. Kemudian saya dalami dan sekitar pukul 10.00 saya menghubungi Pak Kapolres. Sekitar pukul 12.00 sudah ada langkah penanganan dan terduga pelaku telah diamankan,” ungkap Wali Kota.

Selain penegakan hukum, Pemkot Bekasi memprioritaskan pemulihan psikologis korban dan kepastian keberlanjutan pendidikan santri lainnya. Pemerintah daerah kini mulai menginventarisasi pondok pesantren lain di Kota Bekasi yang siap menampung santri dan santriwati jika opsi pemindahan tempat belajar harus diambil.

“Langkah berikutnya, kita perlu menginventarisasi pondok pesantren di Kota Bekasi yang masih memiliki kapasitas dan kesempatan untuk menerima santri dan santriwati apabila diperlukan. Yang terpenting, mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan dengan baik,” ujar Tri.

Mengenai sanksi administratif atau kemungkinan penutupan operasional lembaga pendidikan terkait, Pemkot Bekasi menyatakan akan berkoordinasi ketat dengan Kementerian Agama (Kemenag), Forum Pondok Pesantren, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) sesuai kewenangan yang berlaku.

“Memang ada hal-hal yang perlu kita usulkan dan koordinasikan lebih lanjut. Untuk keputusan terkait kewenangan lembaga tersebut, tentu harus mengikuti mekanisme yang berlaku. Tugas kita adalah berkoordinasi dan menyampaikan usulan kepada pihak yang berwenang,” jelasnya.

Guna mencegah kejadian serupa, Pemkot Bekasi menginstruksikan aparatur tingkat kecamatan, kelurahan, hingga jajaran dinas terkait untuk memperkuat deteksi dini, edukasi pencegahan perundungan dan kekerasan seksual, serta penyediaan sarana pelaporan yang aman bagi masyarakat dan lingkungan pendidikan keagamaan.

“Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen mendorong upaya perlindungan perempuan dan anak melalui koordinasi lintas sektor, penguatan edukasi, serta pendampingan sesuai kebutuhan agar setiap anak memperoleh perlindungan dan kesempatan belajar yang layak,” ujar Tri. [mil]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Iran: Selat Hormuz Tetap Tutup sampai AS Penuhi Tujuh Syarat Damai
Next: KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar dalam OTT Pejabat BNPB

Trans Stories

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Propam Polri Turun Tangan Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo

transindonesia.co 2 November 2026
Jangan Biarkan Santriwati Takut Polisi menggambarkan pentingnya perlindungan dan rasa aman bagi anak di pesantren.

Jangan Biarkan Santriwati Takut Polisi

transindonesia.co 2 November 2026
Eks Komandan Tim Cobra Kombes Arsal Sahban pimpin penyitaan 103 aset PT DSI di Sukoharjo

Bongkar Kasus PT DSI: Eks Komandan Tim Cobra Tegaskan Tak Ada Tempat Sembunyi Aset

transindonesia.co 31 Oktober 2026

TransIndonesia

Pelajar dan demonstran menggelar aksi unjuk rasa menentang kebijakan larangan hijab di sekolah negeri Azerbaijan.

Negara Muslim Larang Pakai Hijab di Sekolah, Picu Demo Besar-Besaran

transindonesia.co 2 November 2026
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Propam Polri Turun Tangan Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo

transindonesia.co 2 November 2026
Jangan Biarkan Santriwati Takut Polisi menggambarkan pentingnya perlindungan dan rasa aman bagi anak di pesantren.

Jangan Biarkan Santriwati Takut Polisi

transindonesia.co 2 November 2026
Eks Komandan Tim Cobra Kombes Arsal Sahban pimpin penyitaan 103 aset PT DSI di Sukoharjo

Bongkar Kasus PT DSI: Eks Komandan Tim Cobra Tegaskan Tak Ada Tempat Sembunyi Aset

transindonesia.co 31 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.