Skip to content
19 April 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 28
  • BNPB: Masa Tanggap Darurat Longsor Pasirlangu Tak Akan Diperpanjang

BNPB: Masa Tanggap Darurat Longsor Pasirlangu Tak Akan Diperpanjang

transindonesia.co 28 Januari 2026 3 minutes read 0 comments
BNPB: Masa Tanggap Darurat Longsor Pasirlangu Tak Akan Diperpanjang

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor lereng Gunung Burangrang meluluh lantakkan wilayah Kampung Babakan, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, hari kelima pencarian berhasil mengevakuasi 53 korban terbungkus dalam kantong jenazah di antaranya 35 kantong telah teridentifikasi tim DVI, Rabu (28/1/2026). Transindonesia.co / SMC Bandung.

TRANSINDONESIA.CO | BANDUNG – Operasi pencarian dan pertolongan atau SAR masih terus dilakukan di lokasi terdampak, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, hari kelima Rabu (28/1/2026), Operasi SAR telah berhasil menemukan dan mengevakuasi 53 korban yang terbungkus dalam kantong jenazah. Dari total kantong yang diangkat personel SAR, 35 korban telah teridentifikasi tim DVI.

“Upaya SAR mencatatkan kinerja signifikan sejak hari pertama hingga hari kelima. Operasi SAR telah berhasil menemukan 53 korban yang terbungkus dalam kantong jenazah. Dari total kantong yang diangkat personel SAR, 35 korban telah teridentifikasi tim DVI,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto saat berada di lokasi longsor meluluh lantakkan wilayah Kampung Babakan, Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan serta asesmen potensi bahaya, khususnya terkait stabilitas mahkota longsor, pada pagi hingga menjelang siang hari Sektor A2 dan Sektor A3 sempat dihentikan sementara, karena berada pada jalur rawan longsoran susulan. Setelah dilakukan evaluasi keselamatan, pada pukul 13.00 WIB Sektor A1 dan A2 kembali diaktifkan untuk melanjutkan pencarian dengan pengawasan ketat dari safety officer.

Tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan korban. Rinciannya, pada pukul 11.06 WIB ditemukan satu body pack di Worksite A2, dan pada pukul 15.46 WIB kembali ditemukan satu body pack di lokasi yang sama. Dengan demikian, total penemuan pada hari kelima ini adalah dua body pack, seluruhnya berasal dari Sektor A2.

Lebih lanjut, Suharyanto menyampaikan, ahli waris keluarga korban teridentifikasi telah mendapatkan santunan dari Kementerian Sosial.

BNPB mendukung operasi SAR dengan melakukan operasi modifikasi cuaca atau OMC. Dengan cuaca hujan ini akan memperlambat upaya di lapangan karena kondisi tanah yang labil akan membahayakan para personel saat beroperasi di kawasan longsoran.

“Cuaca hujan terus namun kita melakukan operasi modifikasi cuaca. Alhamdulilah bisa membantu walaupun tidak sama sekali menghentikan,” ujar Kepala BNPB.

Kepala BNPB Suharyanto menambahkan, ketika cuaca terang para personel SAR kembali melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi terdampak. Hingga kini, personel dibantu alat berat dan anjing pelacak. Suharyanto mengatakan, masa tanggap darurat ditargetkan selesai dalam dua minggu ini dan tidak diperpanjang. Ia berharap situasi pascabencana dapat segera kembali pulih dan terkendali.

Sementara itu, terkait dengan proses pemulihan, BNPB dan pemerintah daerah telah mendata jumlah rumah rusak berat atau hancur akibat longsor sebanyak 48 unit. Selain rumah pada kondisi tersebut, Kepala BNPB Suharyanto juga menyampaikan perlunya identifikasi rumah-rumah yang terancam dan harus direlokasi.

“Badan Geologi Kementerian ESDM juga sedang mendata, kira-kira di samping 48 tadi, apakah ada rumah-rumah masyarakat yang memang harus direlokasi,” ujar Suharyanto.

BNPB meminta pemerintah daerah untuk mencarikan lokasi atau lahan yang nantinya diperuntukkan untuk relokasi warga terdampak tanah longsor. Pada kesempatan itu, BNPB akan memberikan bantuan dana tunggu hunian kepada keluarga yang terdampak langsung dan saat ini tinggal bersama keluarga atau kerabat. Pemberian bantuan akan diberikan pada Januari ini hingga Maret nanti.

“Kemudian apabila mereka memang terdampak langsung dan harus mengungsi di rumah keluarganya, tidak apa-apa, Haknya juga akan diberikan kalau rumahnya rusak, hilang, rusak berat, mereka juga mendapatkan dana tunggu hunian,” tambahnya.

Kunjungan kedua Kepala BNPB di lokasi terdampak juga bertujuan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Suharyanto menyampaikan bantuan dari banyak pihak telah membantu masyarakat korban longsor. [arh]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: UEA Tolak Wilayahnya Dipakai Serang Iran
Next: Salah Terapkan Pasal, Kapolresta dan Kajari Sleman Dicerca Komisi III DPR Hingga Minta Maaf

Trans Stories

OTT Bupati Tulungagung
3 minutes read

Bupati Tulungagung Minta Jatah 50% Anggaran OPD, Pejabat Sampai Ngutang Demi Setoran

transindonesia.co 12 April 2026 0
Bupati Tulungagung Gatut Sunu
2 minutes read

OTT Jawa Timur: KPK Ciduk Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Terkait Korupsi

transindonesia.co 11 April 2026 0
SPBE Cimuning Meledak
2 minutes read

Dua Petugas Keamanan SPBE Bekasi Meninggal Dunia Usai Alami Luka Bakar Serius

transindonesia.co 8 April 2026 0

TransIndonesia

Bank Indonesia
2 minutes read

Ekonomi RI Memanas! Utang Luar Negeri Tembus 437 Miliar Dolar AS, Ada Apa?

transindonesia.co 15 April 2026 0
Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. H. Abdullah Rasyid, ME, (kanan) mendampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H.
3 minutes read

Transformasi Imigrasi, Dari Administratif ke Motor Penerimaan Negara

transindonesia.co 15 April 2026 0
Kapal Perusak Ranjau
3 minutes read

Digertak Iran, Dua Kapal Perang AS Kabur dari Selat Hormuz

transindonesia.co 14 April 2026 0
Kapal Kargo Thailand
2 minutes read

Iran Respons AS Blokade Selat Hormuz, Beri Warning Ini

transindonesia.co 14 April 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.