Penampakan jalur longsor lereng Gunung Burangrang yang menghantam Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026). Transindonesia.co / Tangkapan layar
TRANSINDONESIA.CO | BANDUNG BARAT – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syahrir, SE, M.I.Pol, menyampaikan duka mendalam sekaligus mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk segera mengupayakan langkah relokasi bagi warga terdampak longsor dahsyat di lereng Gunung Burangrang, Cisarua.
“Kepada keluarga korban kami sangat berduka dengan peristiwa longsor yang merenggut jiwa dan puluhan warga masih hilang diduga tertimbun longsor,” ujar Syahrir saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait bencana longsor Cisarua, Ahad (25/1/2026).
Legislator dari Fraksi Gerindra ini memberikan apresiasi kepada Tim SAR yang tengah berjuang di lapangan dan berharap seluruh korban yang masih tertimbun dapat segera ditemukan. Ia menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memastikan masa depan para penyintas bencana melalui skema tempat tinggal yang lebih aman.
“Saya mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Pemprov Jawa Barat terus mengupayakan relokasi yang terbaik untuk semua masyarakat yang terdampak langsung bencana longsor Cisarua. Upayakan seluruh bantuan dan teknisi untuk warga yang terdampak langsung mendapatkan yang terbaik,” tegas Syahrir.
Pernyataan ini muncul menyusul data memilukan yang mencatat 10 orang meninggal dunia dan 82 orang lainnya masih dinyatakan hilang tertimbun material tanah.
Selain fokus pada pencarian korban, Syahrir menitikberatkan pada percepatan bantuan logistik dan perlindungan bagi sekitar 400 pengungsi.
Instruksi Presiden Prabowo
Dorongan dari legislatif ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta penanganan pascabencana dilakukan secara cepat dan penuh atensi. Saat ini, operasi pencarian di lokasi dihentikan sementara karena kondisi medan yang masih labil dan akan dilanjutkan kembali pada Ahad pagi pukul 07.00 WIB.
Longsor kawasan lereng Gunung Burangrang ini mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto mengintruksikan operasi pencarian korban segera dipercepat.
Selain itu, warga terdampak harus mendapatkan perhatian dan perlindungan penuh.
“Saya diminta Pak Menteri untuk segera ke lokasi. Arahan Pak Presiden jelas, penanganan pascabencana harus cepat, pencarian korban dipercepat, dan warga terdampak diberikan atensi sepenuhnya,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya saat meninjau lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Sabtu (24/1/2026). [arh]





