Kecelakaan bus yang membawa 33 orang rombongan atlet bela diri, Shotokan Kandaga Indonesia (Shokaido) asal Provinsi Bengkulu, di jalan lintas barat Sumatera, Kabupaten Kaur, Bengkulu – Lampung. Tepatnya, di Desa Padang Baru, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Selasa (27/9/2022). [Transindonesia.co / Polda Bengkulu]
TRANSINDONESIA.co | Kecelakaan tunggal dialami bus yang membawa 33 orang rombongan atlet bela diri, Shotokan Kandaga Indonesia (Shokaido) asal Provinsi Bengkulu, di jalan lintas barat Sumatera, Kabupaten Kaur, Bengkulu – Lampung. Tepatnya, di Desa Padang Baru, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, Bengkulu.
Rombongan atlet itu baru mengikuti Piala Nasional (Kejurnas) Ketua MPR RI, di Depok, Jawa Barat. Di mana, saat perjalanan pulang ke Kota Bengkulu, mobil bus terperosok masuk ke dalam drainase di desa tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya sebanyak 3 orang yang mengalami luka ringan. Di mana, doa di antaranya adalah korban merupakan atlet atas nama Ayu Arifia dan Nurul Sahada, dan 1 orang korban lainnya, orangtua atlet, atas nama Titin Rahma (40).
Kabid. Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Sudarno mengatakan, rombongan yang mengalami kecelakaan sebanyak 33 orang. Rinciannya, 23 atlet, 9 pendamping, 1 orang pelatih.
Sudarno mengatakan, bus mengalami kecelakaan tunggal. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab bus tersebut bisa terperosok masuk ke dalam drainase.
“Ada 3 orang yang mengalami luka ringan. Mereka dua orang atlet dan satu orangtua atlet. Korban luka dilarikan ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Kaur,” kata Sudarno, Selasa (27/9/2022).
Untuk seluruh rombongan, lanjutnya, masih berada di Kabupaten Kaur. Mereka menunggu mobil jemputan pengganti untuk menuju ke Kota Bengkulu.
“Untuk atlet yang mengalami luka-luka sudah dijemput pihak keluarganya, guna pengobatan lebih lanjut,” pungkasnya.[ful]







