Skip to content
11 Agustus 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Mei
  • 27
  • Reaksi Keras Gubernur Mahyeldi dan DPP IKM Terkait Ucapan ‘Barbar’ Abu Janda

Reaksi Keras Gubernur Mahyeldi dan DPP IKM Terkait Ucapan ‘Barbar’ Abu Janda

transindonesia.co 27 Mei 2026 2 minutes read 0 comments
IKM Laporkan Abu Janda

Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP IKM Bradity Moulevey memberikan pernyataan kepada wartawan dan menunjukkan bukti laporan usai melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda terkait dugaan ujaran kebencian, di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (26/05/2026). Foto: rakyatsumbar.id

TRANSINDONESIA.co, PADANG – Pegiat media sosial Permadi Arya, atau yang akrab disapa Abu Janda, resmi dilaporkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (DPP IKM) ke Bareskrim Polri terkait dugaan ujaran kebencian, Rabu (27/5/2026). Laporan dengan nomor LP/B/230/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri tersebut dipicu oleh pernyataan Abu Janda dalam sebuah video viral yang menyebut wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dan Jawa Barat dengan istilah “barbar”.

“Ya benar (kita laporkan). Kami sudah mengantongi bukti video yang berdurasi sekitar sembilan menit dari salah satu akun media sosial tanpa ada potongan. Nah, narasi bilang ‘barbar’ itu berada di tengah, di menit-menit di tengah,” kata Sekretaris Jenderal IKM, Braditi Moulevey, dikutip dari Antaranews, Rabu (27/5/2026).

Merespons keresahan tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memberikan tanggapan keras selepas melaksanakan sholat Id di halaman kantor gubernur.

Mahyeldi menyatakan bahwa tudingan tersebut sangat tidak beretika dan berpotensi memecah belah persatuan bangsa yang majemuk, sekaligus menegaskan kondisi Sumbar saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.

“Itu disampaikannya dalam forum. Kita heran agamanya apa, di mana dia belajar, siapa gurunya, siapa di belakangnya, hal ini perlu diusut. Sumbar aman-aman saja saat ini. Tidak ada satupun suku bangsa yang sesuai dengan pernyataannya,” ujar Gubernur Mahyeldi seperti dilansir Kompas.com, Rabu (27/5/2026).

Gubernur Mahyeldi juga menyatakan dukungan penuh atas langkah hukum yang ditempuh oleh DPP IKM demi memberikan pelajaran dalam menjaga etika berpendapat di ruang publik. Ia menilai ucapan di forum publik tersebut sangat tidak pantas karena dapat menggiring persepsi negatif terhadap kelompok etnis tertentu.

“Tidak beretika, kurang menghargai terhadap suku lain. Inilah orang-orang yang membuat permusuhan dan memecah belah. Sikap saling menghormati antarsuku dan antarumat beragama harus dijaga demi mempertahankan persatuan bangsa,” tambah Mahyeldi.

Sebelum mengambil jalur hukum, pihak IKM telah membahas secara internal bersama departemen hukum organisasi untuk mengkaji video utuh berdurasi sembilan menit tanpa potongan. Langkah ini diambil guna menampung aspirasi masyarakat Minangkabau di ranah maupun di rantau yang merasa terusik, mengingat pernyataan tersebut sangat bertolak belakang dengan identitas orang Minangkabau yang menjunjung tinggi toleransi.

“Pelaporan itu dilakukan pihaknya lantaran ucapan Abu Janda dinilai telah menyakiti masyarakat Sumatera Barat khususnya Minangkabau. Dalam laporannya, Abu Janda disangka melanggar Pasal 242 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP tentang penyebaran informasi yang menimbulkan ujaran kebencian terhadap kelompok tertentu,” pungkas Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM DPP IKM, Defrizal Djamaris. [mil]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Wujudkan Keikhlasan, Ponpes Almarhamah Khairu Ummah Kota Bekasi Sembelih Sapi dan Kambing Kurban
Next: Iran Makin Berani-Trump Hilang Kendali, AS Takluk di Timur Tengah?

Trans Stories

Gunung Malanu
2 minutes read

Waspada Kemarau Ekstrem Gunung Malanu Ikut Terbakar, BNPB: Ratusan Hektare Hutan dan Lahan Terbakar

transindonesia.co 10 Agustus 2026 0
Bupati Kuansing Suhardiman Amby
3 minutes read

KPK: Ada Penyerahan Sin$14.000 dari Bupati Kuansing ke Raja Juli

transindonesia.co 6 Agustus 2026 0
hutan cilacap
2 minutes read

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 5 Agustus 2026

transindonesia.co 5 Agustus 2026 0

TransIndonesia

Gunung Malanu
2 minutes read

Waspada Kemarau Ekstrem Gunung Malanu Ikut Terbakar, BNPB: Ratusan Hektare Hutan dan Lahan Terbakar

transindonesia.co 10 Agustus 2026 0
gunung Bromo terbakar
2 minutes read

Darurat Karhutla Bromo: 520 Hektare Lahan Terbakar, Jalur Pendakian dan Wisata Ditutup

transindonesia.co 10 Agustus 2026 0
sultan-brunei-darussalam-hassanal-bolkiah
1 minute read

Geger Sultan Brunei Cabut Gelar Bangsawan Menantu

transindonesia.co 10 Agustus 2026 0
bendera-iran
4 minutes read

Iran Ungkap Nasib Blokade Selat Hormuz, Bongkar ‘Kebohongan’ AS

transindonesia.co 10 Agustus 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.