Aktvitas nelayan.[DOK]
TRANSINDONESIA.CO, SUKABUMI – Sebanyak 39 kasus kecelakaan laut terjadi di selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada momen liburan panjang Lebaran. Mayoritas korban kecelakaan laut tersebut berhasil diselamatkan oleh petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
” Jumlah sementara laka laut dari Senin 26 Juni hingga Ahad 2 Juli sebanyak 39 orang,” terang Kepala Divisi Operasional dan Latihan Balawista Palabuhanratu Sukabumi, Asep Edom Saepulloh di Sukabumi, kemaren.
Rinciannya, kata dia, sebanyak 34 orang terselamatkan dan lima orang meninggal dunia. Dari data Balawista kata Asep, kasus pengunjung tenggelam ini terjadi di sejumlah titik diantaranya di Pantai Katapang Condong, Istiqomah Citepus dan Loji Simpenan.

Tiga korban lainnya yakni Anas Budi (18 tahun) warga Tangerang serta ayah dan anak kandung yang tenggelam di Pantai Loji yakni Dede Rukman (45 tahun) dan Bahrudin (13 tahun). ” Semua korban yang tenggelam sudah berhasil ditemukan,” ujar Komandan Pos Sar Sukabumi Aulia Sholihanto. Terakhir, tim gabungan bersama nelayan menemukan korban bernama Anas Budi pada Jumat pagi sekitar pukul 07.05 WIB.
Sebelumnya, kata Aulia pada Kamis 29 Juni 2017, petugas gabungan terlebih dahulu menemukan dua orang pengunjung yang tenggelam atas nama Gunawan dan Bahrudin. Ketiga jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Palabuhanratu.
Menurut Aulia, untuk dua korban lainnya yakni Teguh dan Dede Rukman sudah ditemukan beberapa saat setelah tenggelam. Namun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. ”Setelah dilakukan evaluasi dan tidak ada korban lagi, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” kata dia.
Koordinator Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Pajri menambahkan, semua korban yang hilang tenggelam telah berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan. Menurutnya, petugas berharap tidak ada lagi pengunjung yang tenggelam akibat terbawa ombak laut.[ROL]





