Pasangan calon Gubernur DKI, Ahok - Djarot, Agus – Sylviana, Anies Sandiaga.[IST]
TRANSINDONESIA.CO – Aliansi BEM se-Indonesia Regional se-Jabodetabek meminta semua pasangan calon untuk menandatangani kontrak politik yang dibuat oleh mahasiwa. Aliansi BEM ini merupakan gabungan dari PNJ, UNJ, STT NF, IPB, dan BSI yang datang ke rapat pleno KPU DKI Jakarta di JIExpo Kemayoran, Selasa 25 Oktober 2016.
Koordinator lapangan, Ilham Mubarak dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyatakan mahasiswa siap mengawal pilkada DKI, mahasiswa mengajukan kontrak politik ke semua calom gubernur yang disebut dua cita mahasiswa. Ada dua poin penting dalam selebaran kontrak politik tersebut.
Poin yang pertama, Ilham mengatakan, setiap pasangan bersedia menghadiri mimbar akademi yang dibuka mahasiswa dalam masa kampanye. “Kedua, yang bertanda tangan di bawah ini apabila kami terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur maka kami berjanji, menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta, mengedepankan aspek kemanusiaan, dan meningkatkan kualitas, pemerataan dan kesejahteraan pendidikan di daerah Jakarta,” ujar Ilham.
![Pasangan calon Gubernur DKI, Ahok - Djarot, Agus – Sylviana, Anies Sandiaga.[IST]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/09/Ahok-Djarot-Agus-–-Sylviana-Anis-Sandiaga.jpg)
“Menyelesaikan masa jabatan sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, bersikap terbuka terhadap kritik dan tidak fobia terhadap gerakan mahasiswa, serta bersedia mengadakan diskusi terbuka,” katanya.[ROL/MET]







