Penambang emas tradisional.(dok)
TRANSINDONESIA.CO – Sebanyak tiga orang penambang emas tradisional di Desa Ketenong, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu terjebak dalam lubang tambang akibat longsor yang melanda wilayah itu, Jumat 23 September 2016 malam.
“Informasi sementara yang terhimpun, ada tiga orang penambang tradisional yang terjebak dalam lubang tambang,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Husni Mahyudin di Bengkulu.
Ia mengatakan tim dari BPBD bersama anggota TNI serta masyarakat sedang berupaya menuju lokasi bencana. Tim harus berjalan kaki selama tiga jam dari desa terdekat untuk mencapai area longsor.
![Aktifitas penambang.[DOK]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2015/09/tambang-gunung-botak.jpg)
Dugaan sementara kata dia, longsor disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. “Lebong yang didominasi perbukitan merupakan wilayah rawan longsor,” ucapnya.
Kabupaten Lebong yang berada di bagian Timur Bengkulu merupakan wilayah perbukitan yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.[ANT/BIR]







