ILustrasi
TRANSINDONESIA.CO – Adi Wijaya, 30 tahun, warga Desa Kemuning RT 04/01 Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang Selatan, Banten, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, pada Selasa, 20 September 2016, malam sekira pukul 21.00 WIB.
Diduga korban melakukan aksi tersebut karena depresi. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh adiknya, Setiawati, masih dalam kondisi menggantung dengan tali tambang berwarna hijau yang dililitkan ke atas plafon rumah.
“Adiknya yang pertama kali melihat, yakni Sutiawati. Setelah itu baru dikasih tahu kepada orangtua korban Kasmita,” ujar AKP Mansuri, Kasubbag Humas Polres Kota Tangsel, Rabu 21 September 2016.

AKP Mansuri mengatakan, saat itu adik korban mau ke kamar mandi, Namun, adiknya kaget melihat korban sudah tergantung. “Pelaku diduga bunuh diri karena stress dan depresi. Menurut keterangan tetangga korban kalau stresnya kambuh sering mengamuk di lingkungan rumahnya,” ujarnya.[PRO]






