Bimaspol Mukti Jaya Bripka Cartawan, saat di pemakaman korban tenggelam di bekas galian Harvest City di Setu, Kabupaten Bekasi, Saih bin Wiwing yang dimakamkan di TPU Kampung Cilandak, Minggu (14/2/2016).[Fya]
TRANSINDONESIA.CO – Bimaspol Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Bripka Cartawan, turut mengantar korban tewas yang ditemukan tenggelam di kali buatan bekasi galian Perumahan Harvest City, yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Cilandak, Minggu (14/2/2016).
Korban Saih bin Wiwing, 40 tahun, yang berprofesi sebagai pencari rumput warga Kampung Cilandak RT02/06, Desa Mukti Jaya, tewas akibat tergelincir ketika menelusuri tepian kali buatan bekasi galian tersebut, Sabtu (13/2/2016).
“Kita turut bela sungkawa dan turut mengantarkan jenzah almarhum Saih kepemakaman,” kata Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat melalui Bimaspol Desa Muktijaya, Bripka Cartawan yang turun langsung kepemakaman, Minggu (14/2/2016).
Menurut Cartawan, sesuai perintah Kapolresta Bekasi melalui Kapolsek Setu, wajib bagi Bimaspol untuk melayat warga yang tertimpa musibah.
![Bimaspol Mukti Jaya Bripka Cartawan, saat di pemakaman korban tenggelam di bekas galian Harvest City di Setu, Kabupaten Bekasi, Saih bin Wiwing yang dimakamkan di TPU Kampung Cilandak, Minggu (14/2/2016).[Fya]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/02/Bimaspol-mukti-jaya.jpg)
Sebelumnya, pada Sabtu (13/2/2016) malam, Kapolsek Setu juga telah melayat langsung mendatangi rumah duka. Begitu juga dengan Kades Mukti Jaya, Nuraini, pada Minggu (14/2/2016), datang melayat korban.
Sebagimana diwartakan Transindonesia.co, seorang pencari rumput, Saih bin Wiwing, merenggang nyawa didalam sungai buatan bekas galian di Perumahan Harvest City, korban terpeleset lalu kecebur dan tenggelam baru ditemukan pukul 22.00 sudah tidak bernyawa lagi.[Idh]






