
TRANSINDONESIA.CO – Seorang wartawan laporkan tiga oknum polisi lalu lintas (Polantas) yang bertugas di Polsek Medan Barat ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Medan, Kamis (27/3/2015).
Ketiganya dilaporkan oleh seorang wartawan terbitan Medan bernama Budianto, lantaran diduga mengeluarkan kata-kata kotor dan menghina profesi wartawan. Ketiga polisi yang dilaporkan adalah Kanit Lantas Polsekta Medan Barat AKP Riama Siahaan, Panit Lantas Ipda GA Gultom, dan anggotanya, Aiptu A Sitompul.
Budianto mengatakan, kejadian ini berawal saat ia dan rekannya, Eppy V Parangin-Angin, hendak meliput unjukrasa di Bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto pada Rabu 25 Maret 2015.
Saat melintas di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Swalayan Maju Bersama, ia dan rekannya di hentikan oleh ketiga oknum polisi tersebut yang sedang melakukan razia. Budianto dan rekannya lalu berhenti. Tanpa memberi hormat, ketiga oknum polisi itu lalu meminta keduanya menunjukkan surat kelengkapan kendaraan.
“Razia kemarin itu, lalu di setopnya aku. Disitu aku bilang wartawan dan meminta tolong agar tidak dihalangi untuk segera bisa meliput demonstrasi tersebut. Di situ aku juga telah menunjukkan surat- surat kendaraanku,” kata Budi, Jumat (27/3/215).
Namun, bukannya memberi dispensasi, Panit Lantas Polsek Medan Barat Ipda GA Gultom malah menelefon seorang wartawan harian terbitan Kota Medan berinisal A.
“Usai menelefon, disitu dibilangnya sama aku ‘kau kenal sama wartawan berinisal A’. Mereka mengaluarkan kata kotor dan dibilangnya kami wartawan abal-abal. Di situ aku langsung ditilangnya,” katanya.
Untuk itu, ia berharap kepada Propam Polresta Medan untuk dapat memproses ketiga oknum Polantas Polsek Medan Barat itu.
“Saya berharap Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta Karo- karo untuk dapat mengevaluasi kinerja ketiga. Ini dilakukan agar tidak merusak citra kepolisian,” ujarnya.
Kapolresta Medan Kombes Nico Affinta saat dikonfirmasi mengaku akan mengecek laporan wartawan atas dugaan perbuatan tak menyenangkan oleh oknum polisi dijajarannya ini.
“Ya nanti segera kami cek dan tindaklanjuti,” katanya.(don)







