TRANSINDONESIA.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi akan menggelar “Anti Corruption Film Festival” (ACFFest) atau Festival Film Antikorupsi di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 16 September 2014 untuk mendorong peran aktif masyarakat demi berhasilnya gerakan antikorupsi.
“Kegiatan semacam ini pernah juga diselenggarakan pada 2013. Tahun ini kami kembali menggelar dengan lokasi di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB),” kata pejabat Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ipi Maryati Kuding melalui siaran persnya.
ACFFest merupakan rangkaian kegiatan festival film antikorupsi yang menjadi wadah sekaligus membuka kesempatan kepada masyarakat dan sineas di seluruh Indonesia untuk mengikutsertakan film karyanya.
Ia mengatakan, ACFFest 2014 yang akan digelar di gedung Museum Negeri NTB dan dihadiri sineas filam Ary Nugroho tersebut akan dirangkaikan dengan beberapa acara seperti festival film, kompetisi film dan “movie day”.
Selain itu, pimpinan KPK Zulkarnain juga akan menandatangani komitmen terkait pProgram pengendalian gratifikasi (PPG) dengan Pemerintah Provinsi NTB di gedung pertemuan kantor gubernur.
Ipi menyebutkan, judul film pendek yang akan diputar nantinya adalah “Kopler”, “Kisah si Uang Merah”, “Sekolah Kami Hidup”, “Kami”, dan “Boncengan”.
“Usai pemutaran film baru dilakukan penandatanganan komitmen implementasi PPG oleh pimpinan KPK Zulkarnain dengan Gubernur NTB HM Zainul Majdi. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi gratifikasi,” ujarnya.(ant/sun)







