Polda Metro Jaya gelar apel pengaman Pilpres 2014.(dok)
TRANSINDONESIA.CO – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menerjunkan 600 personil untuk mendukung pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli 2014.
Kapolda Sultra Brigjen Pol Arkian Lubis di Kendari, Senin, mengatakan penambahan personil Polda Sultra sesuai permintaan dari Polres untuk mendukung kekuatan yang ada di tingkat jajaran.
“Masih ada personil cadangan yang siap digeser sesuai kondisi dan kebutuhan untuk menjamin keamanan sebelum maupun sesudah pemungutan suara,” kata Kapolda Arkian.
Ratusan personil yang digeser pada tingkat polres se-Sultra terdiri dari berbagai fungsi sehingga setiap permasalahan lapangan dapat dituntaskan.
Dalam pengarahannya, Kapolda Arkian mengharapkan personil yang bertugas di TPS agar mencatat atau mengambil gambar rekapitulasi perolehan suara pilpres sebagai bahan laporan.
“Catat dan laporkan rekapitulasi perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden secara berjenjang dari tingkat polsek, polres dan Polda Sultra untuk ditindaklanjuti ke Mabes Polri,” katanya.
Ia mengimbau “anak buahnya” agar bersinergi dengan TNI dan Linmas serta para pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pemilihan.
“Bangun komunikasi dan senantiasa berkoordinasi dengan elemen terkait sehingga setiap permasalahan atau kendala dapat diselesaikan dengan baik,” kata Arkian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan H-2 pilpres distribusi logistik pemilihan telah sampai pada tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK).(ant/jei)






