Pasangan capres dan cawapres.(dok)
TRANSINDONESIA.CO – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH M Zainul Majdi mengimbau, seluruh warga masyarakat untuk tidak melakukan cercaan dan saling memfitnah calon presiden atau calon wakil presiden yang bukan menjadi pilihan atau idolanya.
“Jangan lancarkan fitnah, tidak baik. Malah justru yang baik adalah memuji dan mendukung calon presiden sesuai pilihan masing-masing. Silahkan memuji capres yang menjadi pilihan, tapi jangan menjelek-jelekkan capres yang lain,” katanya di Mataram, Sabtu (28/6/2014).
Dikatakannya, jika kampanye hitam dilakukan, sedang salah satu dari capres sekarang sudah tentu akan menjadi presiden, maka kampanye hitam yang telah dilakukan dapat merusak kehormatan masyarakat terhadap presiden terpilih.
“Oleh karena itu, sebaiknya mari kita menunjukkan sisi-sisi posistif dari kedua capres yang ada, sebagai putra-putra terbaik bangsa,” katanya.
Gubernur mengatakan, dari sisi-sisi pribadi, dirinya pun memiliki pilihan sendiri yang tentu akan diperjuangkan. Namun tentu proses memperjuangkan itu harus ditempuh dengan jalan yang baik.
“Mari kita menempuh proses memperjuangkan pilihan masing-masing dengan cara yang baik dan Islami,” katanya menandaskan.
Selain itu, gubernur juga mengingatkan kepada semua warga masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah masing-masing, sebagai bentuk mendukung pesta demokrasi yang sukses dan berjalan lancar.
“Keamanan dan kondusivitas daerah menjadi modal utama mewujudkan pemilu yang bermartabat,” katanya, mengingatkan.(ant/sun)






