Ilustrasi longsor yang membawa duka dengan jatuhnya korban jiwa.(dok)
TRANSINDONESIA.CO, Sibolga – Bencana longsor di Kota Sibolga, Sumatera Utara, menewaskan tiga orang, tiga orang luka-luka serta dua rumah rusak.
Peristiwa longsor yang terjadi di Jalan Sudirman, Gang Walet, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, pada Kamis (3/4) malam, dimana korban tewas merupakan kakak-adik buah hati pasangan Hasan (40) dan Syarifah Hanum (38). Ketiga korban adalah Alpi (14), Annum (11) dan Darma (10). Mereka ditemukan tewas di dalam rumahnya akibat tertimbun longsor bukit yang berketinggian sekitar 25 meter.
“Hujan sangat lebat sebelum kejadian longsor tersebut. Kami sempat mendengar suara gemuruh yang sangat besar sesaat sebelum kejadian longsor. Tiga korban yang tewas itu sedang berada di dalam rumah saat longsor. Mereka tak sempat menyelamatkan diri,” ujar tetangga korban, Ririn (36).
Menurutnya, tiga korban yang terluka akibat bencana longsor itu masing – masing Syafii (50), Iyem (48) dan Rubiah (30).
Banyak luka di sekujur tubuhnya. Saat ini, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ferdinand Lumban Tobing, Sibolga. Kondisinya masih trauma akibat kejadian itu.(sp/surya)





