Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewalada Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (7/9/2026). Transindonesia.co / Ist
TRANSINDONESIA.co | JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kinerja positif Kementerian Keuangan pada 2026 menjadi fondasi penting untuk menyusun Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan usulan pagu anggaran sebesar Rp49,80 triliun demi mendukung Program Kerja Prioritas Nasional.
“Capaian kinerja Kementerian Keuangan tahun 2026 yang positif menjadi fondasi dalam penyusunan Rencana Kerja Tahun 2027. Perbaikan pengelolaan APBN akan terus dilakukan melalui reformasi sistem perpajakan dan bea cukai, percepatan belanja dengan fokus pada program yang memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan dan kesejahteraan, serta menjaga defisit dan utang dalam batas aman,” ujar Menkeu dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (7/9/2026).
Pagu anggaran tersebut dialokasikan ke dalam lima program utama, meliputi Kebijakan Fiskal, Sektor Keuangan, dan Ekonomi; Pengelolaan Penerimaan Negara; Pengelolaan Belanja Negara; Pengelolaan Perbendaharaan, Kekayaan Negara, dan Risiko; serta Dukungan Manajemen.
“Alokasi ini diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Keuangan dalam menjaga stabilitas fiskal, memperkuat layanan publik, serta mewujudkan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Menkeu.
Deretan program strategis ini dirancang untuk mengoptimalkan kebijakan fiskal, memperkuat integrasi proses bisnis ekspor-impor, mengamankan penerimaan negara, serta mendorong kemandirian energi dan investasi infrastruktur melalui pembiayaan kreatif.
Melalui fondasi kinerja yang kokoh sepanjang 2026, Kementerian Keuangan berkomitmen untuk terus menjaga kesehatan fiskal sekaligus memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara berfungsi efektif dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada tahun mendatang. [sda]






