Skip to content
26 Agustus 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Agustus
  • 26
  • Polres Jakbar Bongkar Sindikat Pabrik Uang Palsu Lintas Provinsi

Polres Jakbar Bongkar Sindikat Pabrik Uang Palsu Lintas Provinsi

transindonesia.co 26 Agustus 2026 2 minutes read 0 comments
peredaran uang palsu

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi bersama Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby Zulfikar memberikan keterangan pengungkapan sindikat pembuat dan pengedar uang palsu mengamankan 11 tersangka di berbagai lokasi serta menyita barang bukti berupa 15.610 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 dan peralatan mesin cetak dari pabrik pembuatan di Tasikmalaya dan Banyumas, dalam konferensi pers di Mapolrestro Jakarta Barat, Senin (24/8/2026). Transindonesia.co / Ist

TRANSINDONESIA.co | JAKARTA — Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Metro Tamansari berhasil membongkar sindikat pembuatan dan peredaran uang palsu (upal) lintas wilayah. Dalam pengungkapan kasus ini, aparat mengamankan 11 orang tersangka serta menyita 15.610 lembar uang palsu pecahan Rp100.000.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengungkapkan, aktivitas produksi uang palsu tersebut dilakukan di dua lokasi terpisah, yakni Desa Cipedes, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, dan Desa Belahar, Kecamatan Wangon, Banyumas. Praktik ilegal ini diketahui telah beroperasi sejak Januari 2026 sebelum akhirnya berhasil diungkap pada Agustus 2026.

“Uang palsu ini diproduksi di salah satu tempat di Tasikmalaya, tepatnya di Desa Cipedes, Kecamatan Cipedes. Kami menyita barang bukti berupa mesin yang digunakan untuk membuat,” kata Nasriadi, dalam konferensi pers di Mapolrestro Jakarta Barat, Senin (24/8/2026).

Nasriadi menjelaskan, mesin di Tasikmalaya difungsikan untuk tahap awal produksi seperti scanning, digitalisasi, hingga pencetakan. Sementara mesin di Banyumas digunakan untuk perbanyakan setelah hasil produksi dinilai berhasil.

Sindikat ini mencetak uang palsu dalam dua gelombang. Pada pencetakan pertama, mereka memproduksi sekitar 12.000 lembar, dengan 4.000 lembar mengalami cacat produksi dan 8.000 lembar lainnya dijual kepada seorang DPO senilai Rp225 juta uang asli. Pada gelombang kedua, sindikat mencetak 16.000 lembar dan berhasil menekan kegagalan hingga tersisa 1.000 lembar cacat.

“15.000 lembar berhasil dan dinyatakan hampir sama dengan uang asli. Ini yang disebarkan melalui jaringan mereka,” jelas Nasriadi.

Selain belasan ribu lembar uang palsu, polisi turut menyita sekitar 40 jenis barang bukti pendukung, termasuk uang mainan, uang dolar palsu, dan peralatan cetak. Polisi menegaskan penggunaan istilah “lembar” dilakukan karena barang bukti tersebut tidak memiliki nilai sah sebagai mata uang.

Sebanyak 11 tersangka yang ditangkap di wilayah Jakarta, Bogor, Sukabumi, dan Cilacap memiliki peran terbagi, S (Penyandang dana dan penyedia operasional), N (Operator pencetakan dan finishing), MK & J (Pengikat uang), R (Perancang/desainer tampilan uang), dan W (Penyempurna dan pelubang hasil cetak).

Saat ini, polisi masih memburu empat orang DPO lainnya berinisial EA, R, W, dan F. Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi Polri bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal) dan Bank Indonesia (BI).

“Jangan tertipu, tetap jalankan protokol pengecekan uang palsu: dilihat, diraba, diterawang,” imbau Nasriadi.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby Zulfikar menambahkan bahwa sindikat ini menerapkan skema khusus dalam mendistribusikan upal hasil cetakan mereka.

“Yang 8.000 tersebut diganti dengan uang Rp235 juta, itu merupakan skemanya. Di mana skemanya satu berbanding empat. Ibarat kata, satu uang asli diganti dengan empat uang yang diduga palsu,” pungkas Bobby. [zul/mil]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Presiden Prabowo Pastikan Karhutla Riau Dituntaskan, 15.000 Hektare Berhasil Ditangani

Trans Stories

rektor unsoed ditahan
2 minutes read

KPK Geledah Rektorat Unsoed, Rektor Akhmad Sodiq Tersangka Pemerasan PMB

transindonesia.co 25 Agustus 2026 0
gunung Bromo
2 minutes read

Gunung Bromo Resmi Dibuka Kembali Pasbakebakaran

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0
ArtScience Museum, Marina Bay Sands
2 minutes read

Efek Kabut Asap, F1 Singapura Berisiko Terganggu

transindonesia.co 24 Agustus 2026 0

TransIndonesia

peredaran uang palsu
2 minutes read

Polres Jakbar Bongkar Sindikat Pabrik Uang Palsu Lintas Provinsi

transindonesia.co 26 Agustus 2026 0
Bandara Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Kota Pekanbaru
4 minutes read

Presiden Prabowo Pastikan Karhutla Riau Dituntaskan, 15.000 Hektare Berhasil Ditangani

transindonesia.co 25 Agustus 2026 0
Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)
5 minutes read

Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah

transindonesia.co 25 Agustus 2026 0
rektor unsoed ditahan
2 minutes read

KPK Geledah Rektorat Unsoed, Rektor Akhmad Sodiq Tersangka Pemerasan PMB

transindonesia.co 25 Agustus 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.