Skip to content
7 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Oktober
  • 7
  • Dua Penambang Meninggal Akibat Longsor Pekalongan, Karhutla Melanda Sejumlah Daerah

Dua Penambang Meninggal Akibat Longsor Pekalongan, Karhutla Melanda Sejumlah Daerah

transindonesia.co 7 Oktober 2026 4 minutes read
longsor tambang Pekalongan

Tanah longsor telan dua korban jiwa meninggal dunia di Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (6/10/2026) pukul 10.30 WIB. Transindonesia.co / BPBD Kabupaten Pekalongan

TRANSINDONESIA.co | JAKARTA – Dua orang warga tewas tertimbun tanah longsor saat menggali pondasi di Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (6/10/2026) pukul 10.30 WIB. Insiden tragis tersebut menjadi peristiwa paling mematikan dalam rentetan bencana alam yang dicatat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (7/10) pagi.

“Longsor terjadi saat dua orang sedang melakukan aktivitas penggalian pondasi. Secara tiba-tiba, tanah dari sisi galian bergerak dan menimbun keduanya. Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangan tertulisnya diterima redaksi, Rabu (7/10/2026).

Proses evakuasi dan kaji cepat di lokasi kejadian langsung dilakukan oleh BPBD Kabupaten Pekalongan bersama warga sekitar tak lama setelah material tanah menimbun kedua korban.

“BPBD Kabupaten Pekalongan bersama masyarakat setempat telah melakukan kaji cepat, koordinasi lintas sektor, dan proses evakuasi. Kedua korban telah berhasil dievakuasi,” kata Berton.

Selain tanah longsor, kemarau berkepanjangan memicu maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai pelosok Indonesia, salah satunya melanda Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, sejak Senin (5/10/2026) sore.

“Kebakaran lahan terjadi di Negeri Solan, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, pada Senin (5/10) pukul 19.00 WIT. Kondisi kering akibat kemarau berkepanjangan dan tiupan angin kencang turut mempercepat penyebaran api hingga membakar vegetasi yang telah mengering. Peristiwa ini berdampak pada lahan seluas 13 hektare,” tutur Berton.

Penanganan api di Maluku kini memasuki tahap pemantauan intensif setelah personel gabungan bergerak cepat memadamkan titik api.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur bersama dinas pemadam kebakaran, perangkat desa, dan masyarakat telah melakukan pemadaman. Saat ini api telah padam dan masih dalam tahap pemantauan,” jelajah Berton.

Peristiwa karhutla juga menjangkau Pulau Sulawesi, tepatnya di Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Selasa (6/10) malam.

> “Kebakaran lahan berikutnya terjadi di Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, pada Selasa (6/10) pukul 23.00 WITA. Peristiwa tersebut berdampak pada lahan seluas 2 hektare. Penyebab kebakaran masih dalam proses identifikasi,” terangnya.

Kerja sama lintas instansi yang melibatkan TNI dan Polri membuat si gundul di Minahasa berhasil dijinakkan tanpa meluas ke pemukiman.

“Penanganan dilakukan melalui koordinasi BPBD Kabupaten Minahasa dengan Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah kecamatan dan kelurahan, dengan dukungan personel Polsek Pineleng, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Saat ini api telah berhasil dipadamkan,” tambahnya.

Bencana karhutla turut melanda wilayah Jawa Tengah, di mana hektaran lahan tebu dan jati di Desa Pilangsari, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, hangus terbakar pada Selasa (6/10) siang.

“Kebakaran lahan juga terjadi di Desa Pilangsari, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (6/10) pukul 12.00 WIB. Kebakaran berdampak pada lahan seluas 5 hektare yang terdiri atas 2 hektare lahan tebu dan 3 hektare lahan jati. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” sebut Berton.

Upaya pemadaman di Sragen sempat diwarnai hambatan berat akibat medan menuju lokasi kejadian yang berbahaya bagi para petugas.

“TRC BPBD Kabupaten Sragen bersama Polri, aparatur kecamatan, perangkat desa, dan warga sekitar telah melakukan kaji cepat serta penanganan di lapangan. Proses penanganan sempat mengalami kendala karena akses jalan menuju lokasi sulit, curam, dan licin. Saat ini api telah padam,” papar Berton.

Maraknya insiden karhutla dan tanah longsor membuat BNPB merilis instruksi tegas kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan di lapangan.

“Menyikapi sejumlah kejadian tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan patroli dan pemantauan rutin di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan serta tanah longsor. Pemerintah daerah juga diharapkan memastikan peralatan pemadaman dan evakuasi dalam kondisi siap pakai,” imbau Berton.

BNPB menutup imbauannya dengan mengingatkan masyarakat luas agar menghentikan kebiasaan membakar sampah serta meningkatkan kewaspadaan saat mengolah area berlereng curam.

“BNPB mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah pada musim kemarau, menghindari aktivitas penggalian di area dengan kemiringan tinggi saat kondisi tanah labil, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda bahaya di lingkungan sekitar,” tutupnya. [nag]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Satu Merah Putih, Satu Indonesia: Belajar dari Sumpah Pemuda dan Suporter Timnas untuk Merajut Kambali Persatuan Bangsa

Trans Stories

Teroris Daulah Islamiyah

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme Jaringan Daulah Islamiyah di 6 Provinsi

transindonesia.co 5 Oktober 2026
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Diberhentikan jadi ASN

Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Diberhentikan jadi ASN

transindonesia.co 5 Oktober 2026
Prof. Achmad Kholiq

Rocky Gerung dan Paradoks Intelektual di Panggung Kekuasaan

transindonesia.co 5 Oktober 2026

TransIndonesia

longsor tambang Pekalongan

Dua Penambang Meninggal Akibat Longsor Pekalongan, Karhutla Melanda Sejumlah Daerah

transindonesia.co 7 Oktober 2026
Satu Merah Putih, Satu Indonesia: Belajar dari Sumpah Pemuda dan Suporter Timnas untuk Merajut Kambali Persatuan Bangsa

Satu Merah Putih, Satu Indonesia: Belajar dari Sumpah Pemuda dan Suporter Timnas untuk Merajut Kambali Persatuan Bangsa

transindonesia.co 7 Oktober 2026
World Space Week 2026

Lebih dari Fiksi Ilmiah, Inilah Wajah Baru Teknologi Antariksa Masa Kini

transindonesia.co 7 Oktober 2026
sidang putusan ijazah Gibran

Putusan MK Soal Ijazah Gibran: Gugatan Tidak Diterima

transindonesia.co 7 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.