Skip to content
24 Juli 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Mei
  • 20
  • Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Diminati di Era AI, Kenapa?

Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Diminati di Era AI, Kenapa?

transindonesia.co 20 Mei 2026 2 minutes read 0 comments
Pesantren AI

Menteri Agama Nasaruddin Umar pada acara Halaqah Nasional V Pimpinan Pondok Pesantren se-Indonesia, di Jakarta, Senin (18/5/2026). Transindonesia.co / Kemenag

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – Kalau ada orang yang berkata bahwa pesantren akan menjadi lembaga pendidikan masa depan yang paling diminati oleh masyarakat di era AI, kamu termasuk tim pertama yang percaya atau tim kedua yang tidak?

Menteri Agama Nasaruddin Umar masuk dalam tim pertama. Menag bahkan optimis bahwa pesantren akan menjadi lembaga pendidikan paling dicari.

Optimisme itu disampaikan Menag saat memberikan sambutan sekaligus membuka Halaqah Nasional V Pimpinan Pondok Pesantren se-Indonesia di Jakarta.

Apa alasan Menag? Di tengah laju disrupsi teknologi yang luar biasa, Menag menilai sekolah yang berbasis sekuler berisiko kehilangan peran kemanusiaan karena terlalu bertumpu pada modernisasi digital. Sebaliknya, ekosistem pesantren justru memiliki benteng pertahanan yang tidak akan bisa direplikasi oleh teknologi secanggih apa pun.

“Kita tetap harus optimis, pesantren itu akan menjadi sekolah masa depan yang paling diminati oleh orang, apalagi Artificial Intelligence (AI) sekarang ini semakin canggih,” ujar Menag, di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menag menjelaskan bahwa kecerdasan buatan memang sangat unggul dan cepat dalam melakukan transfer pengetahuan (transfer of knowledge). Kendati demikian, AI dinilai tidak memiliki “jiwa” untuk menyentuh hati manusia, sehingga mustahil bisa melakukan transfer nilai-nilai luhur (transfer of value).

“AI itu bisa melakukan transfer of knowledge, tetapi AI tidak akan pernah bisa melakukan transfer of value. Ruang kosong spiritual, pembentukan akhlak, keteladanan, dan penguatan karakter inilah yang menjadi distingsi mutlak mutiara pesantren di bawah bimbingan para kiai,” jelas Menag.

Menag juga memberikan kritik reflektif terhadap epistemologi sains makro barat yang cenderung memaksa alam membuka rahasianya secara mekanis. Menag mengingatkan agar santri dan pengasuh pesantren tidak minder dengan modal kearifan lokal yang dimiliki.

Menurutnya, tradisi pesantren mengajarkan manusia untuk bersahabat dengan alam, sehingga alam secara sukarela membuka rahasianya kepada mereka yang bersih hatinya.

“Jangan sampai kita terjebak menyamakan institusi kita dengan sekolah umum yang gersang akan spiritualitas. Kekuatan kita ada pada keseimbangan intelektual dan batin,” imbuhnya.

Menag berharap Halaqah Nasional V ini mampu melahirkan rekomendasi dan peta jalan strategis untuk memperkokoh posisi tawar pesantren sebagai benteng moral bangsa. [chy]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Total 9 WNI di Armada Flotilla ke Gaza Palestina Diculik Israel
Next: Indonesia Pasar Halal atau Pemimpin Halal Dunia?

Trans Stories

Kabbah
2 minutes read

Cara Akurat Verifikasi Arah Kiblat di Rumah

transindonesia.co 17 Juli 2026 0
Anak bermain gawai
2 minutes read

Cegah Dampak Negatif, Kemendikdasmen Keluarkan Surat Edaran Pembatasan Gawai bagi Siswa

transindonesia.co 15 Juli 2026 0
Abdullah Rasyid dkk
7 minutes read

Jangan Reduksi Hutan, Hanya Menjadi Komoditas Karbon

transindonesia.co 14 Juli 2026 0

TransIndonesia

Kepala BGN Sudaryono
2 minutes read

Sudaryono Tegaskan Zero Tolerance Korupsi Badan Gizi Nasional

transindonesia.co 22 Juli 2026 0
All Indonesia
9 minutes read

All Indonesia: Dari Aplikasi Kedatangan Menjadi Wajah Pertama Negara

transindonesia.co 22 Juli 2026 0
Presiden Prabowo Subianto saat melantik Naniek Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mengantikan Dadan Hindayana, di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.
3 minutes read

Naniek Deyang Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya

transindonesia.co 22 Juli 2026 0
Rudal Iran hantam Kuwait
2 minutes read

Balas AS, Iran Makin Acak-acak Kuwait Pakai Drone Bunuh Diri Kamikaze

transindonesia.co 22 Juli 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.