Skip to content
23 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Oktober
  • 1
  • Saksi Pemohon Singgung Putusan Mahfud MD saat Jadi Ketua MK dalam Sidang Sengketa Ijazah Gibran

Saksi Pemohon Singgung Putusan Mahfud MD saat Jadi Ketua MK dalam Sidang Sengketa Ijazah Gibran

transindonesia.co 1 Oktober 2026 2 minutes read
Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti

Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti. Foto: Tangkapan layar.

TRANSINDONESIA.co | JAKARTA – Saksi yang diajukan pemohon dalam perkara syarat pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pemilu 2024 menyinggung sebuah putusan yang dikeluarkan Mahkamah Konstitusi (MK) saat dipimpin oleh Mahfud MD. Saksi yang merupakan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI 2007-2012, I Gusti Putu Artha itu mengatakan, ada terobosan putusan yang memecah kebuntuan pemilu terkait dengan daftar pemilih tetap.

“Mungkin Majelis masih ingat ketika kasus Pak Mahfud sebagai Ketua MK kemudian mempersilakan bikin putusan KTP masuk ya,” kata Gusti dalam sidang sengketa 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (30/9/2026).

Dia mengatakan, sempat hampir terbunuh di Karangasem karena sebelum putusan MK yang dibuat Mahfud MD, belum ada dasar hukum untuk memberikan izin memilih hanya dengan modal KTP saja.

“Maka ketika itu pernah ada perdebatan di teman-teman KPU untuk mengubah regulasi Peraturan KPU bisa masuk, tetapi payung hukum di atasnya tidak memungkinkan, sehingga kemudian tidak terjadi,” ucapnya.

Masalah ini kemudian diputuskan di MK, dan pemilih berdasarkan KTP bisa ikut memilih dalam pemilu.

“Syukurlah kemudian MK mengambil jalan strategis pada pemilu 2009, akhirnya KTP bisa masuk. Ini pengalaman empirik yang saya alami,” katanya.

Dalam konteks ini, Gusti menyinggung Pasal 18 ayat 3 Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023 yang didalilkan para pemohon.

Pemohon mendalilkan pasal yang berkaitan dengan penyetaraan ijazah tiba-tiba muncul tanpa ada payung hukum dan kronologi yang jelas. Pasal tersebut juga dinilai muncul pada 2024, dan tidak ada dalam PKPU untuk Pilpres sebelumnya.

Sidang Pembuktian

Adapun agenda sidang kali ini terkait dengan pembuktian dengan ahli dan saksi dari para pemohon. Para pemohon mengusulkan tiga ahli dan satu saksi dalam perkara tersebut.

I Gusti Putu Artha menjadi satu-satunya saksi yang sempat diusulkan turut menjadi ahli, namun ditolak majelis hakim. Sedangkan tiga ahli lainnya adalah Yance Arizona, ahli hukum tata negara dan hukum adat, Titi Anggraini, ahli kepemiluan dan hukum pemilu, serta Bivitri Susanti, ahli hukum tata negara dan hukum publik.

Dalam perkara ini, pemohon Denny Indrayana bersama 11 pemohon lainnya memuat delapan tuntutan. Delapan tuntutan tersebut berisi permintaan agar MK mendiskualifikasi Gibran sebagai Wapres.

Selain itu, pemohon meminta MK membatalkan keputusan KPU terkait Pilpres 2024, khusus berkaitan dengan Gibran, termasuk pencalonan hingga keputusan hasil suara. Mereka juga meminta agar MK memerintahkan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar pemilihan Wapres dari usulan dua orang yang diberikan Presiden Prabowo Subianto.

Sumber: Kompas

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Jepang Resmi Akhiri Misi Pemadaman Kebakaran Hutan di Kalimantan
Next: Hari Kesaktian Pancasila: Mengenang Sejarah Menjaga Persatuan

Trans Stories

Polisi tembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan dipicu oleh masalah perundungan atau bullying.

Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Diduga Dipicu Masalah Bully

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko ungkap perjalanan Menteri ATR BPN Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia via Batam

Imigrasi Ungkap Perjalanan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Polres Metro Jakarta Pusat menunjukkan barang bukti 858 cartridge vape diduga mengandung etomidate dan sabu

Polisi Sita 858 Vape Mengandung Etomidate dan Sabu Merek Yakuza Batman

transindonesia.co 20 Oktober 2026

TransIndonesia

Polisi tembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan dipicu oleh masalah perundungan atau bullying.

Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Diduga Dipicu Masalah Bully

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko ungkap perjalanan Menteri ATR BPN Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia via Batam

Imigrasi Ungkap Perjalanan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Polres Metro Jakarta Pusat menunjukkan barang bukti 858 cartridge vape diduga mengandung etomidate dan sabu

Polisi Sita 858 Vape Mengandung Etomidate dan Sabu Merek Yakuza Batman

transindonesia.co 20 Oktober 2026
Aktivis Greenpeace Indonesia bentangkan spanduk raksasa Tangani Krisis Iklim di Patung Selamat Datang Bundaran HI Jakarta

Hidup Makin Sesak, Greenpeace Desak Prabowo Tangani Krisis Iklim

transindonesia.co 20 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.