Skip to content
28 September 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • April
  • 24
  • Sinergi Dewan Pers dan Kemenkum RI: Karya Jurnalistik Harus Masuk Objek Hak Cipta

Sinergi Dewan Pers dan Kemenkum RI: Karya Jurnalistik Harus Masuk Objek Hak Cipta

transindonesia.co 24 April 2026 2 minutes read
RUU Dewan Pers

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat menyerahkan Usulan Pandangan dan Pendapat Dewan Pers terhadap Perubahan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta kepada Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Atgas pada acara Diskusi RUU Hak Cipta Dewan Pers di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Transindonesia.co / DP

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – Dewan Pers resmi menyerahkan dokumen masukan kepada Pemerintah terkait perlindungan karya jurnalistik dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Hak Cipta. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi karya jurnalistik sebagai bagian dari kekayaan intelektual nasional yang memiliki nilai ekonomi dan sosial tinggi di tengah tantangan era digital.

“Dewan Pers memandang karya jurnalistik harus ditegaskan sebagai ciptaan yang dilindungi karena memiliki nilai intelektual, ekonomi, dan sosial bagi publik,” tegas Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, saat menyerahkan dokumen kepada Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dokumen tersebut menekankan pentingnya pengakuan eksplisit terhadap “karya jurnalistik” dalam definisi ciptaan yang dilindungi undang-undang. Dewan Pers mengusulkan agar segala bentuk produk pers—mulai dari tulisan, audio, visual, hingga data dan grafik—mendapatkan kepastian hukum yang lebih kuat guna menjaga keberlanjutan industri media nasional.

“Perubahan Undang-Undang Hak Cipta harus menjadi momentum memperkuat perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik sebagai bagian dari kekayaan intelektual bangsa,” ujar Prof. Komaruddin.

Selain aspek definisi, Dewan Pers juga menyoroti perlunya pengaturan prinsip *fair use* atau penggunaan yang wajar secara proporsional. Hal ini bertujuan agar perlindungan hak cipta tetap berjalan beriringan dengan hak publik dalam mengakses informasi tanpa merugikan nilai ekonomi dari karya aslinya.

“Penggunaan karya jurnalistik harus mempertimbangkan tujuan penggunaan, substansi yang diambil, serta dampaknya terhadap pasar dan nilai karya asli,” jelasnya kembali.

Menanggapi masukan tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi aset intelektual wartawan. Ia sepakat bahwa karya jurnalistik bukan sekadar komoditas informasi harian, melainkan pilar penting yang mendukung tegaknya demokrasi di Indonesia.

“Karya jurnalistik bukan sekadar informasi yang dibaca sekali lalu berlalu, tetapi merupakan aset intelektual bernilai ekonomi yang wajib dilindungi negara,” tegas Menteri Hukum.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada ancaman teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kerap menggunakan konten jurnalistik tanpa izin. Ke depan, regulasi akan diarahkan untuk menciptakan ekosistem digital yang adil, memastikan inovasi teknologi tidak mengesampingkan kompensasi bagi pemilik hak cipta.

“Di era kecerdasan buatan, data jurnalistik tidak boleh diambil, dilatih, dan dikomersialisasikan tanpa izin serta tanpa kompensasi yang adil kepada pemilik hak,” tambah Supratman.

Sinergi antara Dewan Pers dan Kementerian Hukum ini diharapkan dapat menghapus celah hukum terkait pengambilan berita aktual tanpa batasan yang jelas. Dengan adanya kepastian masa berlaku hak cipta dan status wartawan sebagai pencipta, kualitas informasi bagi publik diharapkan tetap terjaga.

“Menjaga hak cipta jurnalistik berarti menjaga demokrasi, menjaga kualitas informasi, dan menjaga masa depan bangsa,” pungkas Menteri Hukum. [sfn]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Jepang Ungkap RI Punya ‘Selat Hormuz’ Sendiri, Vital Bagi Dunia
Next: Update Haji 2026: 15.349 Jamaah Sudah Berangkat, 9.884 Tiba di Madinah

Trans Stories

fasilitas-mewah-lapas-cibinong-bogor

Kemenimipas Copot Lima Pejabat Lapas Cibinong Buntut Temuan Kluster Fasilitas Mewah

transindonesia.co 27 September 2026
Ketua HMI cabang Jakbar Dana Nur Azizah

Strategi Pemkot Jakbar dan HMI Ubah Pola Pengelolaan Sampah dari Sumber

transindonesia.co 26 September 2026
fasilitas-mewah-lapas-cibinong-bogor

Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong, Investigasi Temuan Ombudsman

transindonesia.co 25 September 2026

TransIndonesia

Amandemen UUD 1945

Ketua MPR Tidak Gegabah Amendemen UUD 1945

transindonesia.co 27 September 2026
fasilitas-mewah-lapas-cibinong-bogor

Kemenimipas Copot Lima Pejabat Lapas Cibinong Buntut Temuan Kluster Fasilitas Mewah

transindonesia.co 27 September 2026
Denny Indrayana vs KPU

Denny Indrayana vs KPU: Menguji Pintu Masuk Kekuasaan

transindonesia.co 27 September 2026
Pixlr_20260926220833019

Kapolri: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan untuk Jaga Persatuan Bangsa

transindonesia.co 26 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.