Kapal induk terbesar milik AS, USS Gerald R. Ford, kebakaran pada Kamis (12/3/2027) di tengah perang panas AS-Israel vs Iran. (Foto: AFP/COSTAS METAXAKIS)
TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam sebulan terakhir resmi bikin pening kepala dunia. Gara-gara perang ini, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) global meledak, termasuk di Indonesia.
Pemicu utamanya, distribusi minyak di Jalur Selat Hormuz nyaris lumpuh total. Padahal, jalur ini adalah urat nadi pasokan energi dunia dari kawasan Teluk. Mengutip Al Jazeera, kalau jalur ini macet, pasokan energi ke berbagai negara otomatis terganggu.
Jepang dan Korea Selatan Siaga Satu
Berdasarkan data Global Petrol Prices, kenaikan paling ngeri terjadi di Asia. Jepang dan Korea Selatan jadi yang paling pening karena hampir seluruh kebutuhan minyak mereka (95% dan 70%) bergantung pada impor dari kawasan Teluk.
Di Jepang, pemerintah sudah ancang-ancang melepas cadangan minyak strategis. Sementara di Korea Selatan, untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, pemerintah terpaksa mematok batas harga maksimum bensin dan solar supaya nggak makin liar.
Pakistan dan Bangladesh Mulai Lumpuh
Pakistan: Kantor cuma buka 4 hari seminggu, sekolah tutup, dan pegawai disuruh WFH demi hemat bensin.
Bangladesh: Semua universitas disuruh tutup biar nggak boros energi.
Nasib di Indonesia: Pertamax Naik!
Gak cuma di luar negeri, dampaknya sudah sampai ke kantong kita. Di Indonesia, harga bensin Oktan 95 (Pertamax) naik sekitar 4,24 persen, dari Rp11.800 di bulan Februari menjadi Rp12.300 per liter bulan ini.
Di Amerika Serikat sendiri, harga bensin reguler rata-rata naik 20 persen. Bahkan di California, harganya sudah tembus US$5 per galon—rekor tertinggi dalam dua tahun terakhir.
Ancaman Harga Pangan Ikut Naik
Yang paling ditakutkan adalah efek domino ke harga makanan. Karena kalau BBM naik, biaya pupuk, produksi, sampai ongkos angkut barang ke pasar pasti ikut meroket. Masyarakat di negara berkembang, termasuk kita, bakal paling terasa dampaknya.
Daftar 10 Negara dengan Kenaikan BBM Tertinggi:
• Kamboja: naik 67,81%
• Vietnam: naik 49,73%
• Nigeria: naik 35,02%
• Laos: naik 32,94%
• Kanada: naik 28,36%
• Pakistan: naik 24,49%
• Maladewa: naik 18,54%
• Australia: naik 18,23%
• Amerika Serikat: naik 16,55%
• Singapura: naik 15,69%
Kondisi ini diprediksi masih akan fluktuatif selama tensi politik di Timur Tengah belum mendingin. Tetap hemat energi ya, Wak!. [man]





