Tim SAR gabungan menemukan korban hilang yang terseret arus saat banjir lahar Gunung Merapi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (4/3/2026). Transindonesia.co /BPBD Magelang.
TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – lahar dingin melanda Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026), mengakibatkan dua orang warga meninggal dunia dan dua lagi masih dalam pencarian. Bencana ini dipicu oleh hujan lebat di puncak Gunung Merapi yang menyebabkan Sungai Senowo di Kecamatan Dukun meluap hebat.
“Peristiwa ini terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan puncak Gunung Merapi dan sekitarnya,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya diterima, Jumat (6/3/2026).
Selain korban jiwa, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua orang lainnya yang dinyatakan hilang. Sementara itu, enam warga yang mengalami luka-luka telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis intensif.
“Hingga saat ini dua orang lainnya masih dinyatakan hilang dan tengah dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan,” tambah Abdul Muhari.
Dua korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi adalah Heru Setyawan (25) dan Arif Fuad Hasan (26). Meskipun debit air dilaporkan mulai menyusut, operasi pencarian besar-besaran akan tetap dilanjutkan pada Kamis (5/3/2026) dengan bantuan alat berat.
“Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Kamis (5/3) dengan penambahan personel serta dukungan peralatan berat guna mempercepat proses evakuasi,” jelasnya.
Dampak kerusakan materiil akibat terjangan lahar ini cukup signifikan. Data sementara dari BPBD Kabupaten Magelang menunjukkan satu unit truk terseret arus, satu jembatan terputus total, dan tiga jembatan lainnya mengalami kerusakan serius.
“Hasil pendataan sementara mencatat satu unit truk terseret arus, satu jembatan terputus, serta tiga jembatan lainnya mengalami kerusakan,” kata Abdul Muhari merinci dampak kerugian.
Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada delapan kelurahan yang tersebar di tiga wilayah, yakni Kecamatan Dukun, Sawangan, dan Mungkid. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan jika intensitas hujan kembali meningkat. [nag]







