Skip to content
9 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 21
  • DPR Desak Validasi Data PBI JKN: Warga Mampu Diminta Keluar dari Daftar Penerima Bantuan

DPR Desak Validasi Data PBI JKN: Warga Mampu Diminta Keluar dari Daftar Penerima Bantuan

transindonesia.co 21 Februari 2026 2 minutes read 0 comments
BPJS Kesehatan

Ilustrasi - BPJS Kesehatan.

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – Komisi IX DPR RI memberikan tenggat waktu selama tiga bulan bagi pemerintah untuk melakukan sinkronisasi dan validasi data Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah tegas ini diambil menyusul ditemukannya ketidaksinkronan data yang menyebabkan warga mampu justru terdaftar sebagai penerima bantuan, sementara warga miskin justru tereliminasi.

“Data dari kebudayaan sosial itu berbeda, kita harus memastikan semua data itu dalam posisi benar dan yang penting adalah masyarakat yang diputus pesertaannya itu tersosialisasikan dengan baik. Nah, ini yang hasil rapat kita gabungan kemarin bahwa mereka diberi waktu tiga bulan untuk memastikan semuanya,” ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, dikutip dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026).

Keputusan tersebut merupakan hasil rapat gabungan yang menekankan bahwa proses evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keadilan bagi peserta. Nihayatul menegaskan bahwa fenomena yang terjadi saat ini bukanlah pemangkasan anggaran, melainkan pengalihan alokasi dana agar jatuh ke tangan yang tepat sesuai haknya.

“Jadi sebenarnya ini bukan pengurangan anggaran ya, ini adalah anggarannya diganti,” tegas politisi tersebut menjelaskan duduk perkara pergeseran dana bantuan tersebut.

Ketimpangan data yang ditemukan cukup signifikan. Berdasarkan data sistem pemeringkatan kesejahteraan (Desil), masih banyak masyarakat di kategori Desil 1 hingga 5 (masyarakat ekonomi bawah) yang belum tercover PBI. Sebaliknya, ditemukan data masyarakat di Desil 6 hingga 10, bahkan kategori non-desil yang tergolong mampu, justru tercatat sebagai penerima bantuan iuran pemerintah.

“Masyarakat dengan desil 1 sampai desil 5 ini yang belum masuk PBI masih cukup banyak, tapi banyak juga masyarakat dari desil 6 sampai desil 10 plus non-desil ini yang masuk PBI. Tentunya ini masyarakat-masyarakat yang tidak seharusnya masuk PBI,” ungkap Nihayatul.

Guna menuntaskan masalah menahun ini, Komisi IX DPR RI mendesak seluruh instansi terkait untuk segera bersinergi. Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan diminta duduk bersama untuk melakukan pembenahan data menyeluruh (DTSEN) agar dalam tiga bulan ke depan tidak ada lagi warga miskin yang kehilangan hak kesehatannya. [sda]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Lanjutkan Gagasan Bung Karno, Gubernur Pramono Revitalisasi Taman Semanggi Jadi Simbol Regenerasi Jakarta
Next: Korupsi Proyek Puskesmas Mandrehe Utara, Konsultan Pengawas Resmi Ditahan Jaksa

Trans Stories

Pusdiklat PB
3 minutes read

Kepala BNPB: Kalaksa BPBD Harus Terjun ke Lokasi Bencana

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
2 minutes read

Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Bertugas

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji
2 minutes read

Bareskrim Tangkap Buronan Interpol Penipuan Online Internasional ‘Abbishopee’

transindonesia.co 5 Mei 2026 0

TransIndonesia

Abdullah Rasyid dkk
4 minutes read

Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Kedai ADO
2 minutes read

Kapolda Sumsel Buka Kedai ADO ‘Rumah Ojol’ Presisi

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Bandara Hongkong
3 minutes read

Belajar dari China, Pariwisata Indonesia Butuh Ekosistem Bukan Hanya Bebas Visa

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Pusdiklat PB
3 minutes read

Kepala BNPB: Kalaksa BPBD Harus Terjun ke Lokasi Bencana

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.