Ilustrasi - Foto: AI
TransIndonesia.co | Tangerang – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengamankan seorang wanita bernama Khairun Nisa (23) karena nekat menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air. Aksi ini terungkap setelah sosoknya viral di media sosial saat mengenakan seragam lengkap dalam penerbangan rute Palembang-Jakarta pada Selasa (6/1/2026).
“Dia mendapatkan seragam itu secara online. Ketahuannya karena beda corak. Lalu, dia ini merantau dari Palembang ke Jakarta minta izin ke keluarga untuk melamar kerja sebagai pramugari, namun gagal,” jelas Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta, Kompol Yandri Mono, Kamis (8/1/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku sengaja memakai seragam tersebut untuk menutupi rasa malunya kepada keluarga. Khairun Nisa sebelumnya berpamitan untuk melamar kerja sebagai awak kabin, namun karena tidak lolos seleksi, ia terpaksa berbohong telah diterima bekerja agar tidak mengecewakan orang tuanya.
“Karena malu, yang bersangkutan tetap ngaku ke keluarga telah diterima dan bekerja di Batik Air, tapi kenyataannya itu tidak,” ujar Yandri.
Dalam aksinya, wanita asal Palembang ini sempat memanfaatkan fasilitas fast track atau jalur khusus yang biasanya diperuntukkan bagi awak kabin yang akan bertugas. Namun, kecurigaan muncul dari kru kabin asli yang menyadari adanya ketidaksesuaian pada atribut yang dikenakan pelaku, hingga akhirnya dilaporkan ke petugas Aviation Security (Avsec).
“Motifnya hanya karena malu kepada keluarga dan saat kejadian itu, penerbangannya sudah tinggal sebentar lagi, sehingga dia tidak sempat ganti seragam dan tetap mengenakannya pada saat penerbangan kembali ke Jakarta,” ungkapnya.
Setelah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Bandara Soetta, pihak kepolisian memutuskan untuk tidak menahan pelaku. Khairun Nisa telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang ditimbulkannya.
“Saat ini yang bersangkutan sudah mengakui, meminta permohonan maaf dan dikembalikan ke pihak keluarga,” pungkas Kompol Yandri. [man]
