Skip to content
19 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 9
  • Mahasiswa Serahkan Bukti Dugaan Penyelewengan Dana KIP Sumut ke Kejatisu

Mahasiswa Serahkan Bukti Dugaan Penyelewengan Dana KIP Sumut ke Kejatisu

transindonesia.co 9 Januari 2026 3 minutes read
Mahasiswa Demo

Mahasiswa tergabung dalam Gerakan Untuk Rakyat (Guntur) berunjuk rasa desak Kejati Sumut mengusut tuntas dugaan penyimpangan pengelolaan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) di lingkungan LLDikti Wilayah I Sumatera Utara di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kamis (8/1/2026). Ilustrasi Foto: AI

TransIndonesia.co | Medan – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Untuk Rakyat (Guntur) di bawah guyuran hujan deras, menggelar aksi unjuk rasa mendesak kejaksaan segera mengusut tuntas dugaan penyimpangan pengelolaan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara yang dinilai merugikan hak mahasiswa kurang mampu.

“Kami datang ke Kejatisu bukan membawa opini, tetapi membawa bukti. Dana KIP adalah hak mahasiswa miskin, bukan untuk dipermainkan,” teriak salah satu orator dari atas mobil pikap, di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Kamis (8/1/2026) sore.

Menurut para mahasiswa penyelewengan dana bantuan pendidikan ini merupakan persoalan serius yang berdampak langsung pada keberlanjutan studi mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Mereka menyebut adanya indikasi nilai kerugian yang besar serta dampak luas, mulai dari keterlambatan pencairan hingga ancaman putus kuliah bagi para penerima manfaat.

“Jika dana pendidikan dikorupsi, yang dirampas bukan hanya uang negara, tetapi juga masa depan generasi muda,” ujar orator lainnya di tengah kerumunan massa.

Dalam aksi tersebut, perwakilan mahasiswa secara resmi menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti awal dugaan penyimpangan kepada pejabat Kejatisu. Penyerahan berkas ini menjadi bentuk keseriusan mahasiswa agar aparat penegak hukum tidak sekadar mendengar aspirasi, tetapi langsung melakukan tindakan hukum yang nyata.

“Kami meminta Kejaksaan bertindak cepat, profesional, dan transparan. Jangan sampai hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” tegas perwakilan mahasiswa saat menyerahkan laporan di pintu masuk gedung.

Selain membawa dokumen, massa membentangkan spanduk berisi tujuh poin tuntutan utama. Beberapa di antaranya adalah mendesak penonaktifan pimpinan LLDikti Wilayah I, pelaksanaan audit forensik terhadap pengelolaan dana hibah dan KIP, serta pembukaan data penyaluran bantuan secara transparan kepada publik demi menjaga rasa keadilan.

“Kami melihat mahasiswa yang seharusnya menerima bantuan justru terlantar. Ini ironi yang tidak bisa kami diamkan,” ungkap koordinator aksi dengan nada kecewa.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak Kejatisu yang menemui massa menyatakan komitmennya untuk mempelajari berkas laporan yang telah diterima. Mereka menjamin bahwa setiap laporan masyarakat akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku di lingkungan kejaksaan.

“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa. Laporan ini akan kami pelajari dan tindak lanjuti sesuai prosedur,” ujar salah satu pejabat Kejatisu yang menerima massa.

Meskipun diguyur hujan, aksi yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian ini berjalan dengan aman dan kondusif hingga massa membubarkan diri. Mahasiswa berjanji akan terus melakukan pengawalan ketat terhadap perkembangan kasus ini hingga ada kejelasan status hukum bagi pihak-pihak yang terlibat.

“Jika penegak hukum serius, kami akan tetap mengawal kasus ini sampai ke pengadilan. Pendidikan bukan ladang korupsi,” tutup koordinator aksi sebelum meninggalkan lokasi. [rmf]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Strategi Countercyclical Menkeu: Jaga Pertumbuhan Ekonomi dengan Defisit 2,92 Persen
Next: Malu Gagal Seleksi, Pramugari Gadungan Diamankan di Bandara Soetta

Trans Stories

Karhutla Sumsel Membara: BNPB Desak Pengusutan Korporasi dan Perorangan

Karhutla Sumsel Membara: BNPB Desak Pengusutan Korporasi dan Perorangan

transindonesia.co 18 Oktober 2026
Kapolri Jenderal Suyudi

Gelombang Mutasi 199 Pati Pamen, Kapolri Suyudi Ganti Kakorlantas, Baintelkam dan 3 Kapolda

transindonesia.co 11 Oktober 2026
kebakaran-hutan-sumatera

Darurat Bencana Sabang-Merauke: Banjir hingga Karhutla

transindonesia.co 11 Oktober 2026

TransIndonesia

kebakaran pangkalan militer Kanada

Kebakaran Hebat Hantam Pangkalan Militer, 4 Orang Tewas-39 Terluka

transindonesia.co 19 Oktober 2026
kapal Iran serang as

Iran Kirim Ancaman Baru ke AS, Kapal-Kapal di Timur Tengah Diserang

transindonesia.co 19 Oktober 2026
demonstrasi Prancis

Kronologi & Fakta Prancis Chaos: Demo Berakhir Rusuh, Warga Menjarah

transindonesia.co 19 Oktober 2026
Karhutla Sumsel Membara: BNPB Desak Pengusutan Korporasi dan Perorangan

Karhutla Sumsel Membara: BNPB Desak Pengusutan Korporasi dan Perorangan

transindonesia.co 18 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.