Skip to content
15 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2025
  • November
  • 11
  • Soeharto, Gus Dur sampai Marsinah Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Soeharto, Gus Dur sampai Marsinah Dapat Gelar Pahlawan Nasional

transindonesia.co 11 November 2025 3 minutes read 0 comments
Gelar Pahlawan Nasional

10 Tokoh mendapat Gelar Pahlawan Nasional 2025. Transindonesia.co /Ist

TRANSINDONESIA.co | Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan 10 tokoh sebagai pahlawan nasional pada tahun ini. Keputusan tersebut disampaikan dalam acara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional 2025 di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Diantara 10 nama yang ditetapkan, diantaranya ada Presiden RI ke-2 Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto (Jawa Tengah) dan Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Jawa Timur).

Bersama keduanya ada Tuan Rondahaim Saragih yang merupakan tokoh pejuang kemerdekaan dari Sumatera Utara dan Marsinah, tokoh hak asasi manusia yang memperjuangkan hak-hak buruh.

Presiden hadir mengenakan jas abu-abu dengan dasi biru muda dan peci hitam. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta.

“Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia. Yang telah memberi segala-galanya agar kita bisa hidup merdeka, dan kita bisa hidup dalam alam yang sejahtera. Mengheningkan cipta mulai,” kata Presiden Prabowo.

Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 116 TK/Tahun 2025 yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana. Berikut daftar penerima gelar Pahlawan Nasional 2025:

1. Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto (Jawa Tengah)

2. KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Jawa Timur)

3. Marsinah (Jawa Timur)

4. Mochtar Kusumaatmadja (Jawa Barat)

5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah (Sumatera Barat)

6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (Jawa Tengah)

7. Sultan Muhammad Salahuddin (NTB)

8. Syaikhona Muhammad Kholil (Jawa Timur)

9. Tuan Rondahaim Saragih (Sumatera Utara)

10. Zainal Abidin Syah (Maluku Utara)

Presiden secara simbolis menyerahkan penganugerahan dan menyampaikan ucapan selamat kepada masing-masing ahli waris, disaksikan para pejabat negara.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan, nama-nama tersebut merupakan usulan dari tim peneliti dan tim pengkaji gelar di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat sebelum melalui sidang Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

“Totalnya ada 49 nama, 40 yang baru dan 9 nama adalah carry over dari yang sebelumnya. Dari Dewan Gelar sudah menyeleksi, ada 24 yang prioritas. Kemudian Presiden telah memilih 10 nama pahlawan ini,” kata Fadli.

Ia menambahkan, seluruh tokoh tersebut telah memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kita semua juga menyadari bahwa nama-nama tersebut telah memenuhi syarat semua, sesuai dengan undang-undang dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebutkan bahwa keluarga penerima gelar akan memperoleh tunjangan berupa uang tunai Rp50 juta per tahun.

“Ada dukungan untuk ahli waris, tapi itu sebagai bagian dari bentuk silaturahmi. Kalau dilihat nilainya tidak terlalu banyak. Tapi mudah-mudahan ini sebagai bagian dari upaya menghormati, menghargai, sehingga keluarga bisa terus membangun semangat dari para pahlawan, dari para leluhurnya, dari para sesepuhnya,” ujar Gus Ipul. [amh]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Lisa Mariana Jadi Tersangka Kasus Video Porno
Next: Bank Indonesia: Redenominasi Sederhanakan Jumlah Nol Bukan Potong Nilai Rupiah

Trans Stories

Kedai ADO
2 minutes read

Kapolda Sumsel Buka Kedai ADO ‘Rumah Ojol’ Presisi

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Pusdiklat PB
3 minutes read

Kepala BNPB: Kalaksa BPBD Harus Terjun ke Lokasi Bencana

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
2 minutes read

Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Bertugas

transindonesia.co 5 Mei 2026 0

TransIndonesia

Abdullah Rasyid dkk
4 minutes read

Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Kedai ADO
2 minutes read

Kapolda Sumsel Buka Kedai ADO ‘Rumah Ojol’ Presisi

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Bandara Hongkong
3 minutes read

Belajar dari China, Pariwisata Indonesia Butuh Ekosistem Bukan Hanya Bebas Visa

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Pusdiklat PB
3 minutes read

Kepala BNPB: Kalaksa BPBD Harus Terjun ke Lokasi Bencana

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.