Skip to content
3 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2025
  • Oktober
  • 26
  • Bea Cukai dan Polri Selamatkan 14,1 Juta Jiwa Lewat Penindakan Narkotika

Bea Cukai dan Polri Selamatkan 14,1 Juta Jiwa Lewat Penindakan Narkotika

transindonesia.co 26 Oktober 2025 (Last updated: 26 Oktober 2025) 3 minutes read 0 comments
Bea Cukai

Kerja sama Polri dan Bea Cukai telah menindak 589 kasus penyelundupan narkotika dengan total berat mencapai 4,73 ton. Transindonesia.co/Ist

TRANSINDONESIA.co | Bea Cukai mencatat capaian signifikan dalam upaya pemberantasan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) hingga 19 Oktober 2025. Melalui kerja sama dengan Polri, Bea Cukai telah menindak 589 kasus penyelundupan narkotika dengan total berat mencapai 4,73 ton. Dari hasil penindakan tersebut, sebanyak 14,1 juta jiwa diperkirakan terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Upaya ini juga berpotensi menghemat Rp22,5 triliun biaya rehabilitasi yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkotika.

Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai, R. Syarif Hidayat menyebutkan jenis narkotika yang paling banyak diungkap adalah metamfetamina atau sabu sebanyak 2.158 kilogram atau 49,7 persen dari total barang bukti, disusul ganja sebanyak 1.981 kilogram atau 45,6 persen. Selain itu, ditemukan juga ekstasi (MDMA) sebanyak 169 kilogram, MDMB INACA sebanyak 23 kilogram, dan kokain 8,9 kilogram.

Penindakan NPP terbesar dilakukan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Aceh yang menindak 59 kasus dengan total barang bukti mencapai 3,16 ton NPP; Kanwil Bea Cukai Riau yang menindak 34 kasus dengan total barang bukti 355 kilogram NPP; Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I yang menindak 24 kasus dengan total barang bukti 173,6 kilogram NPP; Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II yang menindak 37 kasus dengan total barang bukti 173,1 kilogram NPP; Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat yang menindak 22 kasus dengan total barang bukti 147 kilogram NPP; Kanwil Bea Cukai Jakarta yang menindak 55 kasus dengan total barang bukti 133 kilogram NPP; dan Bea Cukai Batam yang menindak 27 kasus dengan total barang bukti 123 kilogram NPP.

Dari sisi moda perlintasan yang digunakan, penyelundupan paling banyak terdeteksi melalui jasa ekspedisi dengan 251 kasus, disusul via udara sebanyak 213 kasus, darat 88 kasus, dan laut 37 kasus. “Perlu kami sampaikan juga telah dilakukan penindakan NPS senyawa Etomidate yang belum digolongkan sebagai narkotika dalam lampiran Permenkes sejumlah 30 kasus dengan total berat 15,3 kilogram,” tambah Syarif.

Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam menjaga perbatasan Indonesia dari ancaman narkotika. “Bea Cukai tidak pernah bekerja sendiri. Sinergi dengan Polri dan seluruh aparat penegak hukum lainnya menjadi kunci dalam menekan arus masuk narkotika. Setiap gram yang berhasil kita cegah berarti nyawa masyarakat yang terselamatkan,” ujar Syarif.

Menurutnya, upaya interdiksi tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pencegahan dan deteksi dini melalui teknologi pemindaian serta penguatan kerja sama internasional. Selain itu, Bea Cukai juga meningkatkan kemampuan analisis risiko dan pemanfaatan intelijen untuk memutus rantai peredaran narkoba dari hulu ke hilir.

“Kami berkomitmen melanjutkan kolaborasi strategis dengan Polri dan instansi terkait guna melindungi masyarakat dan generasi muda dari bahaya narkotika. Upaya ini menjadi bagian dari peran Bea Cukai sebagai pelindung masyarakat sekaligus garda terdepan dalam pengawasan perbatasan Indonesia,” tutup Syarif. [man]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Paspor Indonesia: Strategi Diplomasi, Hukum dan Mobilitas Global untuk Kemajuan Ekonomi
Next: Viral! Selembar Surat Siswa SRMP II Bandung Barat untuk Presiden Prabowo

Trans Stories

Drs.Muhammad Bardansyah
5 minutes read

Refleksi Hari Guru, 2 Mei 2026 Ketika Bangsa Besar Berdiri di Atas Bahu yang Terlupakan

transindonesia.co 3 Mei 2026 0
Rasyid STAFSUS IMIPAS
3 minutes read

Memanusiakan Manusia: Menjadikan Lapas sebagai “Laboratorium Peradaban”

transindonesia.co 3 Mei 2026 0
May Day 2026
2 minutes read

Polisi Amankan Senjata Tajam dan Bom Molotov, Upaya Rusuh May Day 2026 Digagalkan

transindonesia.co 2 Mei 2026 0

TransIndonesia

Drs.Muhammad Bardansyah
5 minutes read

Refleksi Hari Guru, 2 Mei 2026 Ketika Bangsa Besar Berdiri di Atas Bahu yang Terlupakan

transindonesia.co 3 Mei 2026 0
Rasyid STAFSUS IMIPAS
3 minutes read

Memanusiakan Manusia: Menjadikan Lapas sebagai “Laboratorium Peradaban”

transindonesia.co 3 Mei 2026 0
May Day 2026
2 minutes read

Polisi Amankan Senjata Tajam dan Bom Molotov, Upaya Rusuh May Day 2026 Digagalkan

transindonesia.co 2 Mei 2026 0
Suasana jemaah haji di Makkah
3 minutes read

Menambal Celah di Tanah Suci: Orkestrasi Asta Cita Menjaga Marwah Bangsa

transindonesia.co 2 Mei 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.