Mahasiswa Indonesia di Jepang. Transindonesia.co /NHK
TRANSINDONESIA.co | Sebuah survei menunjukkan kenaikan biaya hidup di Jepang sangat membebani mahasiswa. Lebih dari 90% mahasiswa Indonesia penerima beasiswa mengatakan mereka makin sulit karena kenaikan biaya hidup.
Sebuah lembaga nirlaba berbasis di Osaka, D×P, melakukan jajak pendapat terhadap sekitar 350 mahasiswa penerima beasiswa.
Menurut laporan NHK, lebih dari tiga perempat responden mengatakan lonjakan harga pangan menyulitkan mereka untuk memenuhi kebutuhan. Sekitar 56% mengatakan tidak bisa mendapatkan makanan yang layak.
Survei itu menunjukkan bahwa mahasiswa dari keluarga orang tua tunggal adalah yang paling terdampak. Mereka mengeluhkan kesulitan membayar sewa dan mengurangi makan.
Kepala lembaga nirlaba itu, Imai Noriaki mengatakan banyak mahasiswa menghadapi krisis. Menurutnya besaran beasiswa jenis hibah tetap sama bagi mahasiswa meskipun biaya hidup dan biaya kuliah terus meningkat. [nhk/man]
