Bakal pasangan calon Walikota Binjai Rahmat Sorialam Harahap dan Usman Jakfar sebelum menjalani tahapan tes kesehatan di RSUP Haji Adam Malik Medan, Rabu (9/9/2020).[Transindonesia.co/Istimewa]
TRANSINDONESIA.CO – Bakal pasangan calon (Bapaslon) Walikota Binjai, Rahmat Sorialam Harahap,SH, MH, dan Dr.H.Usman Jakfar, Lc, MA, yang dikenal dengan pasangan “Rahman” menyampaikan terimakasih kepada seluruh tim medis RSUP Haji Adam Malik Medan dan masyarakat Kota Binjai.
“Kami (pasangan Rahman) berterima kasih kepada tim medis RSUP Adam Malik yang sangat profesional baik pelayanan maupun pemeriksaan kesehatan tadi,” kata Rahmat Harahap kepada Transindonesia.co melalui pesan digitalnya usai mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan, Rabu (9/9/2020).
Tak lupa, Rahmat Harahap mengapresiasi dan menyampaikan rasa harunya kepada masyarakat Kota Binjai dan semua pihak yang memberikan dorongan dan doa kesehatan kepada pasangan Rahman.
“Sejak beberapa hari lalu, banyak masyarakat Kota Binjai yang mendoakan kesehatan kami, dan selalu mengingatkan agar kami mengikuti protokol kesehatan dan selalu menjaga kesehatan melalui pesan WhatsApp. Sekali lagi kami ucapan terima kasih dengan harapan pandemi Covid-19 segera cepat berlalu dari negeri yang kita cintai ini,” ucap Rahmat.
42 Bapaslon Tes Kesehatan
Sebelumnya, 110 bakal pasangan calon (Bapaslon) dari 19 kepala daerah kabupaten kota yang mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Sumatera Utara (Sumut), pada 9 Desember 2020 mendatang, mulai melakukan tahapan medical check up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan jasmani dan bebas narkoba di RSUP Haji Adam Malik Medan, Rabu (9/9/2020).
Tahapan pemeriksaan kesehatan untuk 19 Bapaslon kabupaten dan kota kontestan Pilkada Serentak 2020 Sumut dibagi tiga gelombang. Pada gelombang (hari) pertama ini, Rabu (9/9/2020), medical check up diikuti 9 kabupaten/kota sebanyak 42 Bapaslon.
Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan untuk Pilkada Serentak 2020 Sumut, dr Edy Erdiansyah mengatakan pemeriksaan kesehatan jasmani dan bebas narkotika dilakukan selama tiga hari yang hanya diikuti oleh 110 pasangan dari 19 kabupaten/kota di Sumut.
Menurut Edy beberapa daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon dan ada juga calon kepala daerah yang terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga harus menjalani isolasi di rumah sakit.
“Hari ini ada 42 orang dari 9 kabupaten/kota di Sumut. Pada hari kedua, akan diikuti sebanyak 48 bakal calon, dan hari ketiga sebanyak 20 balon,” kata Edy.
Dikatakannya, tes kesehatan dilaksanakan sekitar 8 jam untuk tiap bacalon meliputi pemeriksaan fisik, psikiater serta pemeriksaan antinarkoba.
“Nanti hasil pemeriksaan bakal calon disampaikan kepada KPU bahwa kemampuan fisik dan kemampuan psikiater dan anti narkobanya itu mendukung untuk pelaksanaannya dia sebagai seorang pimpinan daerah,” ungkap Edy.
Sebelumnya, tahapan Pilkada Serentak Sumut ini telah menyelesaikan psikotes di Dyandra Santika Hotel Medan, Selasa (8/9/2020).
Bapaslon yang mengikuti tes kesehatan hari ini yakni, Medan, Binjai, Tanjungbalai, Nias Selatan, Samosir, Madina, Karo, Tapanuli Selatan dan Asahan. Sedangkan untuk Bapaslon Serdang Bedagai, Gunungsitoli, Humbang Hasundutan dan P Siantar, tidak mengikuti tes pemeriksaan karena hanya terdiri dari satu pasangan calon.[ler/sur]





