Komisi Pemberantasan Korusi (KPK).[DOK]
TRANSINDONESIA.CO – Empat anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, tersangka suap pinjaman daerah Kabupaten Lampung Tengah kepada PT Sarana Multi Insfrastruktur dan pengesahan APBD Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2018, dijebloskan ke Rutan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korusi (KPK), Senin (29/4/2019).
“Empat tersangka dilakukan penahanan terkait kasus suap terkait pinjaman daerah Kabupaten Lampung Tengah kepada PT Sarana Multi Insfrastruktur dan pengesahan APBD Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2018,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (29/4/2019).
Keempat tersangka yang ditahan yakni, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah periode 2014-2019 Achmad Junaidi S (AJS) ditahan di Rutan Cabang KPK di belakang gedung Merah Putih KPK, anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah periode 2014-2019 Bunyana (BU) ditahan di Rutan Cabang KPK di belakang gedung Merah Putih KPK.
Kemudian anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah periode 2014-2019 Raden Zugiri (RZ) ditahan di Rutan Cabang KPK di gedung KPK lama dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah periode 2014- 2019 Zainudin (ZN) di Rutan Cabang di Pomdam Jaya Guntur.
“Tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan terhitung tanggal 29 April sampai 19 Mei 2019,” ujar Febri.
Sebelumnya, pada 30 Januari 2019, KPK menetapkan tujuh tersangka untuk tiga perkara berbeda dalam pengembangan perkara suap kepada DPRD Kabupaten Lampung Tengah terkait pinjaman daerah pada APBD Tahun Anggaran 2018. Dalam perkara pertama, KPK menetapkan Bupati Lampung Tengah 2016-2021 Mustafa (MUS) sebagai tersangka.
Total dugaan suap dan gratifikasi yang dlterima ,yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas Mustafa sebagai Bupati Lampung Tengah periode 2016-2021, yaitu sebesar Rp95 miliar.
Selanjutnya, KPK juga menetapkan dua orang pengusaha yang merupakan rekanan di lingkungan Kabupaten Lampung Tengah sebagai tersangka, yaitu pemilik PT Sorento Nusantara (SN) Budi Winarto (BW) alias Awi dan pemilik PT Purna Arena Yudha (PAY) Simon Susilo.[MIC]
