Skip to content
9 November 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 20
  • Kejar Golden Time, Basarnas Temukan Titik Jatuhnya Pesawat dan Evakuasi Dua Korban

Kejar Golden Time, Basarnas Temukan Titik Jatuhnya Pesawat dan Evakuasi Dua Korban

transindonesia.co 20 Januari 2026 2 minutes read
Basarnas

Tim gabungan Basarnas menemukan titik jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dengan nomor registrasi PK-THT, kurang dari 24 jam sejak laporan hilang kontak diterima pada Sabtu, 17 Januari 2026. Transindonesia.co / Basarnas

TRANSINDONESIA.CO | MAKASSAR — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil menemukan titik jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dengan nomor registrasi PK-THT, kurang dari 24 jam sejak laporan hilang kontak diterima pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kecepatan penemuan lokasi ini menjadi modal krusial bagi tim SAR gabungan yang kini tengah berpacu dengan waktu untuk memanfaatkan golden time demi menyelamatkan para korban.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa kecepatan penemuan lokasi menjadi kunci utama dalam upaya penyelamatan di titik lokasi Puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

“Kurang dari 24 jam sejak kejadian, tim SAR gabungan sudah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat. Saat ini kami memaksimalkan ‘golden time’ pencarian, dengan harapan besar seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi, khususnya dalam kondisi selamat,” ujar Mohammad Syafii kepada awak media, Selasa (20/1/2026).

Hingga Senin, 19 Januari 2026, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan dua orang korban. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada hari Ahad, sementara korban kedua berjenis kelamin perempuan ditemukan pada hari ini. Terkait kondisi dan identitas mereka, Syafii menegaskan bahwa kewenangan tersebut berada di instansi lain.

“Namun demikian, perlu kami tegaskan bahwa proses identifikasi korban bukan menjadi kewenangan Basarnas, dan akan dilakukan oleh instansi yang berwenang sesuai prosedur,” tegasnya.

Perjuangan tim di lapangan tergolong berat karena lokasi kejadian berada di medan yang sangat ekstrem berupa tebing curam. Posisi korban diperkirakan berada di kedalaman sekitar 500 meter dari puncak, sehingga membutuhkan kehati-hatian tinggi.

“Tantangan terbesar yang dihadapi tim SAR gabungan saat ini adalah kondisi cuaca dan alam yang sangat ekstrem. Kabut tebal, medan terjal, serta perubahan cuaca yang cepat menjadi faktor penghambat utama dalam operasi,” jelas Syafii.

Basarnas sebenarnya memprioritaskan evakuasi melalui jalur udara untuk mempercepat proses, namun kendala jarak pandang menjadi penghalang utama.

“Evakuasi melalui udara menjadi prioritas, tetapi hingga saat ini belum memungkinkan. Oleh karena itu, kami mengoptimalkan unsur darat yang secara bertahap melakukan pencarian dan upaya evakuasi,” ungkap Syafii.

Saat ini, tim rescue darat terus berupaya menembus medan untuk menjangkau seluruh titik yang diduga menjadi lokasi korban.

Syafii menekankan bahwa seluruh personel bekerja dengan dedikasi penuh karena ini merupakan misi kemanusiaan.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar operasi ini diberikan kelancaran dan keselamatan,” pungkasnya.

Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel hingga seluruh korban berhasil dievakuasi. [wei]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: BNPB Laporkan Rentetan Bencana Hidrometeorologi di Pulau Jawa, Masyarakat Diminta Siaga Puncak Musim Hujan
Next: Bupati Pati Kena OTT, Taj Yasin Pastikan Pelayanan Masyarakat Tetap Kondusif

Trans Stories

Stasiun Gambir Kebakaran, PT KAI Sebut Tak Ganggu Perjalanan Kereta

Stasiun Gambir Kebakaran, PT KAI Sebut Tak Ganggu Perjalanan Kereta

transindonesia.co 7 November 2026
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto bersama komunitas pengemudi ojek online dalam acara Sabtu Bahagia di Polda Metro Jaya.

“Sabtu Bahagia” Kapolda Metro Jaya Bakti Kesehatan dan Berbagi Sembako untuk Ojol

transindonesia.co 7 November 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dan Presiden AS Donald Trump terkait ketegangan hubungan kedua negara.

Peringatan Mojtaba: Kekalahan Trump Tak Akan Hentikan Permusuhan AS

transindonesia.co 7 November 2026

TransIndonesia

Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT Pelindo Terminal Petikemas Yogi Firdaus saat memberikan motivasi dalam program Pelindo Mengajar di SMAN 1 Pandeglang.

Program Pelindo Mengajar Kenalkan Dunia Kepelabuhanan ke SMAN 1 Pandeglang

transindonesia.co 9 November 2026
Prabowo kumpulkan eks Kapolri

Prabowo dan 10 Eks Kapolri Bertemu di Hambalang di Tengah Isu Penyadapan

transindonesia.co 9 November 2026
Tim penyelamat Basarnas bersama unsur gabungan melakukan operasi pencarian dan evakuasi bangkai helikopter Super Puma yang jatuh di perairan Sungai Barito, Kalimantan Selatan.

Helikopter Super Puma Jatuh di Kalsel, 1 Awak Masih Hilang

transindonesia.co 8 November 2026
reformasi dan bersih-bersih birokrasi untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo

Reformasi dan Bersih-Bersih Birokrasi

transindonesia.co 8 November 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.