MS Kaban.[DOK]
TRANSINDONESIA.CO – Tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) MS Kaban menyatakan, calon Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) periode mendatang harus bisa menggali potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumut.
Pasalnya banyak potensi yang ada baik Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak termanfaatkan, padahal itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumut.
“Banyak kekayaan alam kita yang tidak tergali dan dibiarkan sehingga untuk beberapa komoditas mengharuskan kita untuk impor. Bagaimana masyarakatnya mau sejahtera, kalau pemimpinnya tidak bisa mengembangkan peluang dan membantu rakyatnya,” ujar MS Kaban didampingi Ketua Umum DPP Barindo Sumut, Ir T Alexander Fasha M.Sc kepada TransIndonesia.co di Medan, Sabtu (25/6/2016) malam.
![MS Kaban.[Dok]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2014/02/kaban1.jpg)
“Dengan sistem sekarang, calon gubernur mau tidak mau harus didukung parpol. Jadi bagaimana nanti parpol menemukan calon yang memiliki kredebilitas sehingga menjadikan Sumut lebih berkembang,” ucapnya.
Selain itu, figur yang nantinya dijagokan parpol haruslah bisa merangkul seluruh masyarakat Sumut dari berbagai golongan agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerrah (Pilkada) nanti mendapat partisipasi dari pemilihnya.
“Karena lihat saja dari beberapa kali Pilkada, partisipasi masyarakat untuk ikut memilih semakin rendah tentunya karena ketidak pedulian mereka terhadap figur calon yang ada. Jadi sudah saatnya parpol benar-benar menjaring calonnya yang didukung dan dibutuhkan masyarakat Sumut,” tegasnya.
![H Syahrir,SE, Ketua Komisi I DPRD Jawa Bart darai Partai Gerindra salah satu bakal calon Gubernur Sumut dari tokoh pemuda yang kini diperhitungan politisi dan masyarakat.[Ist]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/06/Syahrir-puasa.jpg)
“Siapapun tidak menjadi masalah asalkan benar-benar mendapat dukungan dan diinginkan masyarakat. Terutama berkomitmen membangun Sumut. Saya punya rencana untuk melaksanakan halal bihalal dengan mengajak para ulama dan tokoh masyarakat duduk bersama untuk melahirkan ide-ide menjadikan Sumut lebih baik lagi dengan pemimpin yang peduli pada rakyatnya,” kata MS Kaban.
Karena Sumut tidak boleh salah langkah lagi memilih pemimpin baik itu di lembaga legislatif dan eksekutifnya. Jangan ada lagi gubernur yang ditangkap KPK dan begitu juga anggota DPRD nya. “Pengalaman pahit dua periode kepemimpinan Sumut saat ini jangan sampai terulang lagi,” katanya.[Don]







