
TRANSINDONESIA.CO – Ledakan bom bunuh diri dan baku tembak di Mapolsek Setu, menewaskan dua teroris tewas terkapar dihalaman Mapolsek Setu, Jalan Letjen R Suprapto, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/2/2016).
Serangan teroris tersebut merupakan simulasi yang dilakukan Polsek Setu, dengan menggunakan sarana dan prasarana yang dimiliki tidak menggangu aktivitas masyarakat, namun menjadi tontonan menarik bagi masyarakat sekitar.
Kapolsek Setu, AKP Agus Rohamat,SH, yang langsung memimpin simulasi pemberantasan teroris dan terlibat dalam baku tembak dengan seorang teroris menyebutkan, jajaran anggota kaget ledakan bom yang cukup keras persis didepan ruang Sentra Pelayanan Kepolisian yang dibawa seorang teroris.
![Simulai serangan teroris di Mapolsek Setu, diawali dengan kedatangan dua pelaku ke Mapolsek Setu.[Fya]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/02/IMG-20160218-WA0020.jpg)
Adegan bom bunuh diri dan aksi baku tembak, dilakukan jajaran anggota Polsek Setu bertujuan untuk mengantisipasi adanya serangan yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal atau teroris.
![Sesaat terjadi ledakan bom bunuh diri yang mengakibatkan seorang pelaku tewas dan petugas mengalami korban luka.[Fya]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/02/IMG-20160218-WA0021.jpg)
Saat anggota polisi melakukan pemeriksaan tas yang dibawa seorang teroris diduga berisi bom, langsung diledakan pelaku dengan bom bunuh diri.
![Kapolsek Setu, AKP Agus Rohmat bersama amggota sedang membidik seorang teroris yang melakukan penembakan hingga terjadi baku Tembak.[Fya]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/02/IMG-20160218-WA0022.jpg)
Ledakan bom tersebut juga mengakibatkan korban luka pada anggota yang memeriksa tas pelaku.
![Tampak teroris pelaku bom bunuh diri terkapar tewas dan korban luka dari anggota.[Fya]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/02/IMG-20160218-WA0023.jpg)
Dengan sigap, Kapolsek Setu bersama seluruh anggota yang terlibat dalam simulasi tersebut langsung mengepung dan membidik sasaran dengan melumpuhkan teroris yang akhirnya tewas terkapar.
![Simulasi serangan adegan teroris selesai dilaksanakan.[Fya]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/02/IMG-20160218-WA0024.jpg)
Setelah situasi terkendali, para polisi melakukan sterilisasi dan menghubungi petugas jihandak bom.
“Simulasi ini dilaksanakan dengan sarana dan prasarana yang ada juga untuk kesigapan anggota bila terjadi aksi serangan teroris,” kata Agus Rohmat.
Lebih lanjut dikatakan Agus Rohmat, secara teknis anggota sudah siap apabila terjadi serangan teroris.
“Untuk itu kita berharap simulasi ini sebagai pembelajaran bagi anggota Polsek Setu dan senantiasa siap siaga dalam kondisi apapun,” katanya.[Fya]






