
TRANSINDONESIA.CO – Polres Metro Jaksel berhasil Ungkap kasus kepemilikian Narkoba jenis Ganja 219 Kg. Ganja ratusan kilogram asal Aceh tersebut dikirim oleh seseorang melalui jalur laut. Ini adalah kali kedua bandar besar di Aceh mengirimkan ganja hingga 219 kg.Embedded image permalink
Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Surawan menjelaskan kronologi penangkapan ganja seberat 219 kg itu. Awalnya, lanjut AKBP Surawan, ada informasi akan adanya peredaran ganja skala besar di Jakarta Selatan. Diketahui kalau ganja itu berasal dari Tanah Tinggi, Tangerang Kota.
“Kami survei, kami lakukan pengintaian penuh. Lantas, pada Selasa, 1 Desember 2015 kemarin, saat datang kiriman dari Aceh di Merak. Kami ikuti tersangka dari Merak menuju kontrakannya. Dikontrakannya itu lalu kami gerebek,” ujarnya pada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2015).
Menurut AKBP Surawan, semua ganja itu berasal dari Aceh, yakni dari M. Tersangka mengirimkannya menggunakan minibus melalui jalur laut. Saat sampai di Pelabuhan Merak, ganja tersebut diterima oleh tersangka MR yang sebelumnya sudah dikontak oleh M.
“Dari Merak dibawa oleh MR ke kontrakannya di Komplek Cendana Tangerang, pengiriman ini pun memakan waktu empat hari. Dia simpan untuk didistribusikan ke Tangerang dan Jakarta. Namun, pendistribusian sesuai instruksi M. Dan saat ditangkap, M belum memberikan instruksi untuk didistribusikan,” terangnya.
Sejalan dengan AKBP Surawan, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Juang menerangkan, kalau MR itu sudah melakukan pekerjaannya sebagai penerima sekaligus penyimpan ganja itu sebanyak dua kali.
Pertama pada bulan November 2015 lalu. MR menerima ganja tersebut dan menyimpannya lantas mendistribusikannya ke sejumlah titik di Jakarta dan Tangerag.
“Tersangka MR sudah dua kali menjadi kurir. Pertama bulan lalu dengan jumlah ganja yang hampir sama juga dengan yang sekarang. Rencananya akan didistribusikan, tapi MR ini tidak kenal dan tidak tahu tempat distribusinya nanti karena itu sesuai instruksi M dan dilakukan acak,” terangnya.
AKBP Juang pun menjelaskan, pada pengiriman pertama itu, MR sukses mendistribusikan ratusan kilo gram ganja ke sejumlah tempat di Jakarta dan Tangerang. Namun, pihaknya masih belum mengetahui lokasi-lokasi ganja tersebut disebarkan.
“Saat ini, kita sedang fokus mengejar M di Aceh itu. Nanti kita kembangkan alamat-alamat mana saja ganja ini disebarkan dan siapa saja yang mungkin terlibat,” pungkasnya.(Min)




