
TRANSINDONESIA.CO – Fadjoroel Rachman kini menjadari salah satu direksi di BUMN menjadi trend di media social. Tidak sedikit kecam terhadap Fadjroel yang sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kerap mengkritik pemerintahan.
Namun di era Joko Widodo, justru tidak pernah melancarkan kritikan apalagi saat ini mendapat jabatan, diyakini tidak akan memiliki suara pedas seperti era sebelumnya.
Dimana PT Adhi Karya, salah satu BUMN konstruksi terkemuka di Indonesia menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di auditorium kantor pusat di Jakarta Selatan, dalam siaran pers, Corporate Secretary PT Adhi Karya Ki Syahgolang Permata menjelaskan, perusahaan mengalami perubahan pengurus berdasarkan hasil keputusan RUPSLB.
Yang mengejutkan, aktivis yang juga relawan pendukung Jokowi, Fadjroel Rachman mendapat posisi komisaris utama. Berikut posisinya:
Dewan Komisaris:
Muhammad Fadjroel Rachman (Komisaris Utama)
Bobby A.A. Nazief (Komisaris)
Wicipto Setiadi (Komisaris)
Rildo Ananda Anwar (Komisaris)
Muchlis Rantoni Luddin (Komisaris Independen)
Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
Direksi:
Kiswodarmawan (Direktur Utama)
Haris Gunawan (Direktur)
BEP. Adji Satmoko (Direktur)
Djoko Prabowo (Direktur)
Budi Saddewa Soediro (Direktur)
Pundjung Setya Brata (Direktur).(Met)





