TRANSINDONESIA.CO– Aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar komplotan penipuan dengan cara mencatut nama para pejabat. Empat pelaku berhasil ditangkap yakni berinisial AA, 33 tahun, AM alias A, 35 tahun, RA alias R, 28 tahun dan AR alias A, 37 tahun.
Dari hasil pemeriksaan, tiga pelaku mengaku dikendalikan seorang berinisal D, yang hingga kini masih buron.
Para pelaku tersebut diperintahkan menjadi kelompok penarik atau pengambil uang tunai dari mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, mengatakan para pelaku ini terbilang lihai dalam melancarkan aksinya.
Kombes Pol Krishna Murti menjelaskan, para pelaku membuat rekening seorang pejabat publik yang akan dijadikan target dengan cara memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
“Ditentuin dulu pejabatnya, kemudian mereka membuat Rekening Bank dengan cara memalsukan KTP dan KK,” tutur Kombes Pol Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).
Setelah KTP dan KK dipalsukan, para pelaku langsung membuat rekening Bank. Supaya bank tersebut menerima, maka KTP pejabat publik ditempel foto salah satu pelaku, tetapi namanya tetap pejabat itu.
Kemudian, buku rekening dan ATM selesai dibuat. Para pelaku langsung menelepon seseorang yang mempunyai hubungan dekat dengan para pejabat. Lalu, meminta sejumlah uang untuk ditransfer ke rekening atas nama pejabat yang dibuatnya.
“Mereka mengaku. Anggota DPR, Gubernur, Kepala SKK Migas terus menelepon yang kira-kira memiliki hubungan, terus meminta sejumlah uang dengan alasan memenuhi kebetuhan tertentu,”ungkapnya.
Berikut adalah nama pejabat Negara yang namanya disalahgunakan oleh sindikat penipuan ini:
- Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini
- Menteri Kesehatan Endang Rahayu
- Sekretaris Kabinet Presiden Andi Widjajanto
- Sigit Priadi Pramudin Direktur Jenderal Pajak
- Bupati Penajam Andi Harahap
- Bupati Bulungan Budiman Arifin
- Bupati Landak Adrianus Asia Sidot
- Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara
- Bupati Tasikmalaya Ruzhanul Ulum
- Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin
- Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo
- Anggota Partai Golkar Agung Laksono
- Anggota Partai Golkar Zainudin Amali
- Anggota DPR/ Partai Golkar Azis Syamsuddin
- Anggota DPR/Partai Demokrat Didi Irawadi
- Anggota DPR/Partai PPP Romy Romahurmuzy
- Anggota DPRD Sampang Rahmat Hidayat
- Sekretaris Kabinet Presiden Dipo Alam
- Sekjen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ukus Kuswara
- Kepala UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lawang Kidul Heri Chandra
- Mumddin Yasin
- Anthony Rasyid.(dam)