
TRANSINDONESIA.CO – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi yang kurang populer bagi investor Taiwan.
Kepala BKPM Franky Sibarani saat menerima kunjungan delegasi pengusaha Taiwan yang tergabung dalam Chinese International Economic Cooperation (CIECA) di Jakarta, Selasa, mengatakan jika dilihat dari total investasi Taiwan di luar negeri, penanaman modal di Indonesia masih kalah dibanding negara Asia Tenggara lainnya.
“Oleh karena itu kami ingin tunjukkan kepada para pengusaha Taiwan mengenai berbagai langkah perbaikan (reform) yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, di antaranya perbaikan proses perizinan investasi, ‘debottlenecking’ realisasi investasi yang terkendala dan perbaikan iklim investasi,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, kemaren.
Taiwan sendiri merupakan salah satu investor prioritas di Indonesia dengan total investasi sebesar 1,5 miliar dolar AS dalam lima tahun terakhir.
Sekitar 98 persen dari nilai investasi tersebut mengalir ke sektor manufaktur, baik industri berorientasi ekspor, substitusi impor, padat karya maupun padat teknologi.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Himawan Hariyoga mengatakan pihaknya siap memfasilitasi investor Taiwan mulai dari rencana hingga realisasi investasi di Indonesia melalui perwakilan BKPM di Indonesia Economic & Trade Office (IETO) Taipei serta tim Marketing Officer (MO) Taiwan.
“Beberapa kegiatan promosi yang kami lakukan membuahkan hasil yang signifikan. Dari hasil kunjungan kami beberapa waktu lalu, tercatat minat investasi sebesar 25 juta dolar AS dan komitmen dari beberapa perusahaan untuk merealisasikan rencana investasi mereka sebesar 1,3 miliar dolar AS di Indonesia.” Sementara itu, Chairman CIECA Wenent P. Pan mengapresiasi komitmen BKPM untuk memfasilitasi minat pengusaha Taiwan untuk menjajaki peluang investasi di Indonesia.
“Kami melihat kesungguhan pemerintah Indonesia dalam melakukan proses refirmasi kebijakan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hal ini menambah keyakinan kami untuk menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi,” katanya.
Delegasi CIECA terdiri atas para pengusaha Taiwan di bidang energi solar, industri makanan, industri logam dan mesin, besi dan baja, teknologi informasi, semen serta perdagangan.
Mereka datang ke Indonesia untuk menjajaki peluang investasi dan melakukan “one-on-one meeting” dengan pejabat pemerintah serta kalangan pengusaha guna memperoleh informasi peluang investasi dan menjajaki mitra strategis di Tanah Air.(ant/met)







