
TRANSINDONESIA.CO – Pemerintah Jerman pada Rabu 6 Mei menangkap empat orang yang diduga akan menyerang masjid dan rumah para pencari suaka.
Pihak kepolisian mengidentifikasi keempat orang itu adalah Andreas H (56), Markus W (39), Denise Vanessa (22), dan Olaf (47). Mereka ditahan dalam kasus tindakan terorisme.
“Hasil investigasi sementara menunjukkan mereka akan melakukan penyerangan terhadap masjid dan rumah para pencari suaka,” ujar pihak Kementerian Dalam Negeri Negara Bagian Westphalia, seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (7/5/2015).
Keempat orang tersebut berasal dari organisasi Old School Society (OSS). Organisasi ini beraliran sayap kanan dan menentang akan keberadaan umat Islam serta kaum imigran di Jerman.
Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere mengatakan, dalam melakukan aktivitas organisasi, mereka menggunakan lambang Swastika. Logo ini sama dengan yang dipakai oleh Nazi pimpinan Adolf Hitler di era Perang Dunia II.
Masyarakat Jerman sendiri sangat khawatir dengan keberadaan OSS. Mereka merasa keberadaan OSS dapat meningkatkan kerusuhan yang berbau rasial di Jerman.(sis)







