
TRANSINDONESIA.CO – Keprihatinan idealnya dirembukan dan dibangun baru, tapi tidaklah mungkin, apakah kita ini tergolong bangsa ini kelas pecundang bukan kelas pemenang?
Saling menyalahkan dan mencari kesalahan tanpa mampu belajar dari kesalahan. Pamer ketololan dan merusak dari dalam.
Yang dihormati atau dipuja adalah uang, pangkat dan jabatan. Produk hutang budi dan preman-preman birokrasi menguasai.
Dengan konflik dan berbagai isu yang melanda, bangsa lain menangguk keuntungan besar membuat sumber daya bangsa keluar semua.
Untuk itu beberapa hal yang bisa digunakan untuk memperbaiki dan membangun diantaranya adalah:
- Setiap menunjuk dan memilih pemimpin pilihlah orang yang menjadi ikon perubahan.
- Membangun system online.(e-govermen, e-banking dan e-policing)
- Mencerdaskan kehidupan bangsa keluar dari belenggu primordial
- Komitmen moral bagi semua pemimpin disemua lini dan komitmen bersama para stake holder untuk empowering
- Habiskan premanisme birokrasi dan semua tentakelnya
- Semua aset sumber daya tidak boleh bocor dan seluruhnya untuk kepentingan umum
- Gunakan uang dan aset negara sebaik-baiknya, jangan ada yang ditelan pejabat dan kroninya
- Pangkas habis makelar, korupor dan tukang kompor atau pembisik-pembisik tolol
- Dukung dengan solidaritas orang yang baik agar dia sehat selamat dan tetap berani
- Pangkas habis pecundang, dan benalu yang kontra produktif
- Gerakan politik yang berhati nurani
- Buat undang-undang yang melindungi, melayani dan mengayomi harkat, martabat bangsa negara
- Aparat (legislatf, eksekuif dan yudikatif ) agar mampu profesional
- Media menjadi ajang edukasi bukan provokasi
- Pendidikan menjadi dasar bagi kemajuan dan kemkmuran bangsa.
- Aparat-aparatnya diapresiasi dengan pendekatan kerja dan gaji
- Otak, otot dan hati nurani aparat dikerahkan demi bangsa dan negara serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
18 Menerapkan multi kultural
- Tegakkan hukum setegak-tegaknya sebagai simbol peradaban
- Pakai orang-orang baik dan benar sebagai agen-agen perubahan
- Prinsip mendasar dari hidup manusia harus terpenuhi
- Ada yang bisa menjadi teladan, role model, panutan dan guru bangsa.(CDL-Jkt290315)
Penulis: Chryshnanda Dwilaksana







