
TRANSINDONESIA.CO – Ketua PDUI Labuhanbatu dr H Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes mengatakkan, PDUI sudah dideklarasikan sejak 1 Juni 2008, tahun lalu saya bersama dr Ramlan ikut mewakili Sumatera Utara dan PDUI ini merupakan salah satu wadah yang mengangkat harkat dan martabat dokter umum.
“80 persen dokter umum dan yang paling banyak masalah adalah dokter umum, dokter umum tak boleh praktek tapi harus menambah pendidikan 2 tahun lagi. Ketahuilah bahwa saya tak akan bisa berbuat banyak kalau tak didukung semua pihak,” kata Alwi dalam sambutannya usai dilantik sebagai Ketua PDUI (Perhimpunan Dokter Umum Indonesia) Komisariat Kabupaten Labuhanbatu periode 2015 – 2018, Minggu (25/1/2014) di Aula Wisma Putri Deli Rantauprapat.
Senada dengan Alwi, Ketua IDI (Ikatan Doter Indonesia) Kabupaten Labuhanbatu, dr H M Natsir Pohan, SpB mengatakan, semua pengurus PDUI untuk menggerakkan silaturrahmi, jangan ada pengkotak-kotakan atau perpecahan sesama dokter umum dan jangan pengurus menilai pengurus lainnya, kalau kita sudah benar barulah menilai orang lain.
“Paling banyak dokter di Labuhanbatu adalah dokter umum, untuk itu marilah sama-sama kita menjaga etika dan moral seorang dokter agar kita jadi lebih baik dan lebih solid lagi kedepan”, jelas Ketua IDI itu.
Ketua Cabang PDUI Sumatera Utara dr Al Maikano Ginting, M.Kes, yang melantik Alwi dihadiri Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar, SpPD, Ketua IDI Labuhanbatu dr H M Natsir Pohan, SpB dan Ketua IBI Labuhanbatu dr Hj Rolbariah.
Turut juga bersamaan dilantik yaitu dr. Hj Riana Limbong sebagai Sekretaris PDUI Labuhanbatu dan dr. Hj Rosdiana sebagai Bendahara ditambah dengan pengurus bidang-bidang sesuai dengan Surat Keputusan yang dibacakan Sekretaris PDUI Cabang Sumatera Utara dr Suci Rahmat, M.Kes.
Ketua PDUI Cabang Sumatera Utara dr Al Maikano Gintinng, M.Kes dalam pidati pelantikannya mengatakan, PDUI di Sumatera Utara lahir pada tanggal 6 Maret 2010, yang pertama di Kabupaten Deli Serdang dan yang Kedua di Kabupaten Labuhanbatu, semangat dokter umum di Labuhanbatu sangat tinggi untuk membentuk PDUI ini.
Visi PDUI adalah “Dokter Indonesia Profesional, Mandiri dan Sejahtera” hal ini sesuai dengan visi bapak Bupati Labuhanbatu, kemudian PDUI dapat menjadi komponen peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Labuhanbatu yang bermartabat dan dapat membantu pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan di bidang kesehatan, kata Al Maikano singkat.
Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar, SpPD dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada dr Alwi Mujahit beserta jajarannya, perhimpunan inilah yang mempersatukan para dokter untuk bersatu dalam satu wadah PDUI di Kabupaten Labuhanbatu,
“Orang kalau tak ada kegiatan tak ada gunanya, untuk itu gerakkan para dokter untuk menambah ilmu dan untuk menambah ilmu, dokter umum dapat mentransfer ilmu dari dokter spesialis”, katanya.
“Saya berharap kepada dr Alwi Mujahit selaku Ketua PDUI Labuhanbatu untuk dapat meningkatkan komunikasi sesama dokter melalui wadah PDUI ini dan saya juga berharap bagi yang belum hadir itu kiranya dapat dipancing melalui ilmu sehingga yang tak hadir hari ini akan tertarik masuk Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Komisariat Kabupaten Labuhanbatu,” tambah Tigor.(man)





