
TRANSINDONESIA.CO – Pembunuhan terhadap warga sipil oleh kelompok bersenjata di Poso, Sulawesi Tengah, kembali terjadi. Sebanyak 3 warga Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, ditemukan tewas dibunuh oleh kelompok sipil bersenjata pada Kamis (15/1/2015) sore. Polisi kini melakukan pengejaran pelakunya yang diduga melarikan diri ke hutan di wilayah itu.
Kepada pers, Jumat (16/1/2015), Kapolres Poso AKBP Ronny Suseno mengatakan ketiga warga itu adalah petani. Mereka ditemukan tewas dengan sejumlah luka tembak, dan sabetan senjata tajam.
Ketiga korban itu adalah Dolfis Alipa, Heri Tobio dan Ditla Tetembu yang semuanya warga Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Salah satu korban juga berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Poso.
Ronny mengatakan, jasad ketiga warga ditemukan di dalam kebun Banua Ose. Jenazah korban sudah dievakuasi dari lokasi penembakan, dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Ronny mengatakan pelaku pembunuhan itu diduga kuat adalah kelompok sipil bersenjata yang kini terus dikejar polisi. Kelompok yang menamakan Mujahidin Indonesia Timur saat ini dipimpin oleh Santoso. Anggota kelompok tersebut jumlahnya sekitar 20 orang dan memiliki senjata api.
“Pelaku kekerasan bersenjata terhadap warga sipil di wilayah pegunungan ini, merupakan jaringan kelompok teroris pimpinan Santoso cs. Dan sekarang kita tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut,” kata Ronny.(pi/jei)






