
TRANSINDONESIA.CO – Kepala Komite Keselamatan Transportasi (KNKT), Tatang Kurniadi, mengungkapkan seluruh data dari Cockpit Voice Recorder (CVR) berhasil diunduh.
“Total durasi percakapan pada CVR adalah dua jam empat menit,” ungkap Tatang Kepada Wartawan, di Kantor KNKT, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (16/1/2015).
Tatang menjelaskan saat ini seluruh investigator KNKT sedang melakukan pembuatan dokumen AirAsia QZ-8501 sebagai laporan awal (Preliminary) kepada partner penyelidikan, seperti International Civil Aviation Organisation (ICAO) dan Bureau d’Enquetes et d’Analyses (BEA).
“Sesuai dengan peraturan ICAO yang menetapkan pembuatan laporan awal sebulan pasca hilang kontak AirAsia, artinya pada tanggal 28 Januari 2015, laporan awal itu harus sudah kita berikan pada partner penyelidikan seperti ICAO dan BEA,” tukasnya.(okz/lin)







